Pemda Morowali Utara

PT. COR dan PT. MPR, Serahkan Bantuan Untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Bungku Utara

36
×

PT. COR dan PT. MPR, Serahkan Bantuan Untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Bungku Utara

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, KOLONODALE – Dua perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan di Kabupaten Morowali Utara menunjukkan rasa simpatinya kepada korban bencana alam yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Bungku Utara.

Kedua perusahaan tersebut adalah PT. COR Tbk (Central Omega Resources Industri Indonesia) dan PT. MPR (Mulia Pacific Resources).

Rasa simpati itu diberikan dalam bentuk penyerahan bantuan bahan makanan dan minuman yang diserahkan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara di Kolonodale, Jumat (31/7/2026).

Dari pihak PT. COR bantuan diserahkan oleh Yoseph Hortalanus berupa air mineral gelas 100 dos, Indomie goreng 25 dos, Indomie juah 25 dos dan beras (5 kg) sejumlah 75 zak.

Sedangkan bantuan dari PT. MPR diserahkan oleh Pjs. KTT PT. MPR Anugerah Christanto, dalam bentuk air mineral gelas 100 dos, Indomie goreng 25 dos, Indomie juah 25 dos dan beras (5 kg) sejumlah 75 zak.

Semua bantuan itu diterima secara resmi oleh Sekretaris BPBD Morut Ornan Balirante SH, didampingi beberapa staf BPBD.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Morut Delfia Parenta, ST menyampaikan terima kasih atas simpati PT. COR dan PT. MPR atas bencana banjir dan tanah longsor di Bungku Utara.

“Saya atas nama Pemda Morut dan para korban bencana, berterima kasih atas rasa simpati dan kepedulian kedua perusahaan tersebut,” jelasnya.

Musibah banjir dan tanah longsor itu terjadi di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, pekan lalu. Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan meluapnya Sungai Swuya yang mengikis tebing jalan.

Akibatnya akses jalan menuju Desa Salubiro, Desa Lemowalia, dan Desa Uempanapa di Kecamatan Bungku Utara, terputus. Tercatat sekitar 2.104 penduduk terdampak dan terisolasi.

Masih di Kecamatan Bungku Utara, hujan deras juga terjadi di hulu Sungai Siombo dan Sungai Parigi menyebabkan debit air meningkat dan merendam beberapa wilayah di Desa Kalombang. Namun berdasarkan laporan terakhir, rendaman tersebut berangsur-angsur sudah surut. (Ale/Ryo)

 

*APK