JURNALPOLRISULTENG.ID, LUWUK – Komitmen memperkuat sinergi dalam pengelolaan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) terus digaungkan di Kabupaten Banggai.
Ketua DPRD Kabupaten Banggai, H. Saripudin Tjatjo, bersama sejumlah Anggota DPRD Banggai hadir dalam kegiatan “Sinergi dan Kolaborasi Industri Hulu Migas Banggai: Membangun Banggai, Mendukung Ketahanan Energi Nasional” yang berlangsung pada 16–17 September 2026 di GAIA Hotel Bandung, Jawa Barat.
Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Banggai dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi.
Sinergi tersebut dinilai penting mengingat sektor migas merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran dalam mendukung perekonomian Kabupaten Banggai sekaligus menunjang kebutuhan energi nasional.
Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan aktivitas industri hulu migas dapat berjalan secara aman, tertib dan berkelanjutan.
Turut hadir Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto, S.I.K., M.H., Kodim 1308/LB, Kejaksaan Negeri Banggai, Pengadilan Negeri Luwuk, Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai, serta Danposal Luwuk.
Dukungan terhadap keberlangsungan industri migas tidak hanya berkaitan dengan aspek investasi dan pembangunan ekonomi, tetapi juga membutuhkan jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, serta pelaku industri menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi aktivitas industri dan investasi.
Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, termasuk melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Menurutnya, kondisi keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas pembangunan dan kegiatan strategis, termasuk industri migas, dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap pengelolaan dan pengembangan industri migas di Kabupaten Banggai dapat berlangsung secara aman dan berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta turut mendukung pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional.
“Sinergi pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga aktivitas pembangunan dan kegiatan strategis, termasuk industri migas, dapat berjalan dengan baik,” terang Kombes Hendri. (**)