Kabupaten Morowali

Nakhoda Baru Kaum Perantau: Fachry Dahlan Resmi Pimpin KTR Tojo Una-Una di Morowali!

×

Nakhoda Baru Kaum Perantau: Fachry Dahlan Resmi Pimpin KTR Tojo Una-Una di Morowali!

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, MOROWALIMusyawarah Kerukunan Keluarga Besar Tojo Una-Una (KTR-Touna) sukses digelar dalam rangka menentukan kelanjutan kepemimpinan untuk masa bhakti 2026–2028. Sabtu Malam, 19 September 2026

Melalui forum musyawarah yang berjalan khidmat tersebut, Fachry A. Dahlan, SE resmi terpilih sebagai ketua baru, menggantikan posisi kepemimpinan sebelumnya yang dijabat oleh Rifai Labatjo.

Estafet kepemimpinan dua tahun ke depan ini membawa harapan baru bagi eksistensi organisasi.

Sebagai wadah kerukunan yang bersifat independen di Kabupaten Morowali, KTR diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai jangkar sosial bagi para perantau.

Berikut adalah poin-poin penting dan harapan yang lahir dari pelaksanaan musyawarah tersebut:

Pemberdayaan oleh Pemerintah Daerah: Pengurus dan anggota berharap kerukunan independen ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama dalam pembinaan dan pengembangan organisasi agar bisa bertransformasi menjadi wadah yang lebih besar.

Replikasi di Daerah Rantau Lain: Model wadah kerukunan ini diharapkan dapat diinisiasi di setiap daerah yang menjadi tujuan merantau bagi anak-anak daerah asal Tojo Una-Una.

Penguatan Silaturahmi: Organisasi ini berkomitmen penuh untuk menjalin dan menjaga tali silaturahmi yang kuat antar sesama masyarakat Touna yang sedang berjuang di tanah rantau orang lain.

Melalui kepemimpinan baru di bawah arah kendali Fachry Dahlan, KTR  di Morowali diharapkan dapat menjadi pelopor organisasi paguyuban yang solid, mandiri, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memerhatikan kesejahteraan sosial para perantau asal Tojo Una Una.

Keterangan yang diperoleh dari Zulfikar kaju, mengungkap harapannya melalui poin penting  jangka pendeknya (6 bulan):

Saya mengharapkan, Pengurus baru segera membuat struktur kepengurusan, secepatnya melakukan  pendataan anggota kerukunan baik itu anggota biasa maupun anggota tetap, dan perjelas tujuan dana yang dihimpun melalui kas kerukunan, untuk menggagas even besar untuk bersifat kekeluargaan menumbuhkan keakraban.

Dalam kurun waktu 6–12 bulan, memulakan program sosial + olahraga + pemuda + UMKM.

Serah Terima Jabatan KKTR Touna

Fahri menandaskan harapannya untuk  tahun kedua nanti, memprioritaskan serta  mengoptimalkan  program yang dinilai  berhasil. Bahkan menurutnya sangat penting membangun kemitraan dengan kolega maupun  ekternal untuk memperkuat peran organisasi  dalam kepemimpinan kedepan. (H. Sam Asiku) Foto Fhikar