JURNALPOLRISULTENG.ID, KOLONODALE – Kesebelasan Kecamatan Mori Utara keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Soyojaya dengan skor 3-2 pada partai final.
Turnamen yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Morowali Utara itu resmi ditutup oleh Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K., S.Pd., M.Pd., di Lapangan Morokoa, Kolonodale, Senin (19/10/2026).
Pertandingan final berlangsung sengit hingga menghasilkan kemenangan bagi Mori Utara. Hasil tersebut mengantarkan Mori Utara meraih gelar juara pertama sekaligus membawa pulang piala tetap, piala bergilir, medali emas, dan bonus uang pembinaan sebesar Rp25 juta.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Soyojaya dengan bonus Rp17,5 juta. Sementara itu, Kecamatan Petasia 1 meraih juara ketiga dengan bonus Rp12,5 juta, disusul Kecamatan Mori Atas di posisi keempat dengan bonus Rp7,5 juta.
Dalam sambutan penutupan, Djira menyampaikan apresiasi kepada panitia, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lembaga legislatif, ofisial, manajer tim, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya turnamen dengan aman dan lancar.
Menurut dia, Bupati Cup tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk mengejar prestasi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan masyarakat Morowali Utara.
“Terlepas dari sebuah pertandingan, tentu ada kekurangan dan kelemahan. Namun, kita patut bersyukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar hingga menghasilkan juara sekaligus menjadi catatan sejarah persepakbolaan di Kabupaten Morowali Utara,” ujar Wabup Djira.
Ia juga menyampaikan selamat kepada tim yang berhasil meraih juara serta penghargaan kepada seluruh peserta yang telah berkompetisi, termasuk tim yang belum berhasil mencapai posisi teratas.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, turnamen tersebut diharapkan dapat mendorong pembinaan sepak bola di tingkat kecamatan dan meningkatkan prestasi atlet daerah. Sportivitas dan semangat kebersamaan, kata Djira, perlu terus dipelihara, baik selama pertandingan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain penghargaan bagi tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain yang menonjol selama turnamen berlangsung. Iki Lapanda dari Kecamatan Mori Utara dinobatkan sebagai pemain terbaik, sedangkan Untung dari Kecamatan Petasia 1 meraih gelar pencetak gol terbanyak atau top skor. Keduanya masing-masing menerima bonus uang pembinaan sebesar Rp1 juta.
Djira turut mengapresiasi seluruh unsur pengamanan, mulai dari Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Morowali Utara, hingga masyarakat yang berperan menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen.
Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif sepanjang penyelenggaraan kegiatan.
Dalam kesempatan yang sama, Djira mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-13 Kabupaten Morowali Utara yang jatuh pada Jumat (23/10/2026).
Ia menyampaikan, kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bagi umat Kristiani dijadwalkan berlangsung pada sore hari, 21 Oktober 2026. Selanjutnya, zikir akbar dan tabligh akbar yang akan menghadirkan Ustaz Das’ad Latif direncanakan digelar pada malam 22 Oktober 2026.
Djira berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarumat beragama serta membawa kebaikan bagi masyarakat dan daerah.
Memasuki usia ke-13, ia juga berharap Kabupaten Morowali Utara semakin berkembang dan mampu mewujudkan cita-cita daerah yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Penutupan Bupati Cup 2026 turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Morowali Utara, Juber Habibu, S.Pd., M.Pd., sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum ASKAB PSSI Morowali Utara yang juga anggota DPRD, Ince Moh. Arief Ibrahim, S.H., M.Kn., dan Usman Ukkas, S.E., bersama tamu undangan lainnya.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini diharapkan menjadi dorongan bagi peningkatan pembinaan sepak bola di Morowali Utara. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Bupati Cup 2026 menjadi ajang memperkuat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari jadi Kabupaten Morowali Utara.(Ryo)
*APK