Berita

Penandatanganan PKS Kemitraan Konservasi dan Penyerahan Bantuan Pemberdayaan Masyarakat Pada Daerah Penyangga Kawasan Nasional Kepulauan Togean T.A 2023

818
×

Penandatanganan PKS Kemitraan Konservasi dan Penyerahan Bantuan Pemberdayaan Masyarakat Pada Daerah Penyangga Kawasan Nasional Kepulauan Togean T.A 2023

Sebarkan artikel ini

Dodi : jadikan Taman Nasional Togean sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara konservasi alam dan kesejahteraan sosial

JURNALPOLRISULTENG.ID, TOUNA, Selasa 28 Nopember 2023, bertempat di Aula Kantor  Balai Taman Nasional Kepuluan Togean, dilaksanakan  Penandatanganan PKS Kemitraan Konservasi dan Penyerahan Bantuan Pemberdayaan Masyarakat pada Daerah Penyangga Kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) Tahun Anggaran 2023. 

Kegiatan yang dihadiri Kasat Polairud mewakili Kapolres Tojo Una-Una AKP Muh. Natsir. S.H, Pejabat mewakili Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una Analisis Penuntutan, Yuni Ida Riyani, S.H, Camat Talatako Tamsil Tamrin Hasan, S.Pd, Camat Walea Besar Abdul Manan Tj. Panjili, S.Pd, serta Kepala Bidang Perikanan Ahmad Arsyad, S.H, sejumlah Kepala Desa dan Masyarakat penerima bantuan pemberdayaan masyarakat. Dilaksanakan oleh Balai TNKT Kabupaten Tojo Una-Una. Selasa, 28 November 2023, Jam 10.00 Wita.

Bupati melalui sambutan  yang dibacakan oleh Alfian Matajeng, S.Pd,MAP  menyampaikan, bahwa Kepulauan Togean merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup diandalkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. jika melihat keseriusan pemerintah mengusulkan Kepulauan Togean menjadi destinasi super prioritas nasional.

Kepulauan Togean yang berada pada kawasan Taman Nasional kepulauan Togean TNKT merupakan satu dari beberapa spot wisata unggulan di Sulawesi Tengah.

Taman Nasional Kepulauan Togean telah banyak mengupayakan bantuan pemberdayaan dalam hal peningkatan usaha ekonomi produktif, sehingga pemerintah berharap kedepannya TNKT berkomitmen dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Tojo Una-Una dalam hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Togean.

Dalam upaya pemberdayaan masyarakat pihak TNKT telah melaksanakan beberapa kegiatan pemberdayaan yang salah satunya adalah kemitraan bersama dengan masyarakat setempat melalui pemberian akses kepada masyarakat untuk berperan serta dalam mengelola kawasan konservasi.

Diharapkan masyarakat dapat memperoleh manfaat langsung dari keberadaan kawasan konservasi. Adapun Jumlah kelompok masyarakat yang menerima bantuan sebanyak 17 Kelompok masyarakat dari 6 Kecamatan di wilayah Kepulauan Togean.

Kepala Balai TNKT Dodi Kurniawan, S.Pt.,MH, minta Taman Nasional Togean sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara konservasi alam dan kesejahteraan sosial

Dodi kepada komunitas dan mitra yang sempat hadir adalah momen penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan Taman Nasional Togean.

Dikatakan Dodi, bantuan yang kami serahkan hari ini tidak hanya merupakan sebuah sumbangan, namun lebih dari itu, ini adalah bukti komitmen kami untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan bersama.

Kami percaya bahwa partisipasi dan kerjasama aktif dari masyarakat lokal sangatlah penting dalam menjaga kelestarian hutan dan kehidupan flora-fauna di dalamnya.

Melalui bantuan ini, kami berharap dapat memberikan dukungan yang bermanfaat bagi pembangunan serta peningkatan kualitas hidup.

“Hari ini, kita hadir dalam semangat untuk mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar hutan di Taman Nasional Togean.

Bantuan yang kita serahkan bukan hanya sekadar bantuan materi, namun sebuah langkah untuk memperkuat potensi dan kemandirian masyarakat lokal.

Dalam memberdayakan masyarakat, kita berharap agar setiap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Edukasi, pelatihan, dan akses terhadap sumber daya merupakan elemen penting dalam mengangkat kualitas kehidupan masyarakat sekitar hutan.

Tujuan dari pemberdayaan ini adalah agar masyarakat dapat hidup sejalan dengan keberadaan hutan. Mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, menciptakan peluang ekonomi yang adil, serta turut aktif dalam upaya konservasi lingkungan adalah landasan utama dari program ini.

Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan kawasan hutan ini. Hutan yang kita miliki bukan hanya sebagai sumber kehidupan hari ini, namun juga sebagai warisan yang harus kita jaga agar dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.

Keterlibatan aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan adalah kunci keberhasilan dalam mempertahankan keindahan alam dan keanekaragaman hayati.

Terima kasih atas dedikasi dan komitmen kita semua dalam menjaga hutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Mari bersama-sama menjadikan Taman Nasional Togean sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara konservasi alam dan kesejahteraan sosial.” Tandas Dodi (Sam Asiku)