POLRES TOJO UNA-UNA

29 Pendaki Gunung Lokal Diduga Tersesat Polsek Ampana TurunkanTim Gabungan

423
×

29 Pendaki Gunung Lokal Diduga Tersesat Polsek Ampana TurunkanTim Gabungan

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Orang tua masyarakat di Ampana panik  dengan keluarga mereka dari pagi hingga tengah malam belum kembali kerumah. Diketahui mereka melakukan aktifitas pendakian di Gunung Saluaba Kecamatan Ampana Kota Tojo Una Una, sulawesi Tengah, sejak kemarin minggu 12 April 2026.

Rilis Kasi Humas Polres Tojo Una Una AKP Martono menyebut  keterangan Kapolsek Ampana Kota menyelaskan  peristiwa bermula dari laporan seorang warga Ibu Anti Umar, orang tua dari salah satu pendaki bernama Bilal.

Laporan itu segera ditindak lanjuti untuk melakukan pencarian diantaranya pendaki bilal cs, terdiri  Ramdan, Andika, Kodin, Fahmi, dan Fatur tak kunjung kembali sejak tadi pagi, hingga larut malam.

Kronologis kejadian rombongan pendaki  berangkat pada Minggu pagi sekitar pukul 08.40 WITA menuju Bukit Lemari untuk berekreasi.

Mereka dijadwalkan turun pada pukul 17.00 WITA. Namun, hingga malam hari mereka belum kembali, lantas  pihak keluarga melapor kekuwatiran atas keselamatan jiwa para pendaki itu,” Jelas Kapolsek.

Pada rilis itu menyebut, pihak kepolisian  berhasil melakukan  proses evakuasi pada sejumlah pemuda Ampana, yang diduga tersesat saat melakukan pendakian  Gunung Saluba, yang diketahui adalah tempat rekreasi dan tempat perkemahansiswa dan  pencinta alam lokal.

Setelah memastikan seluruh pendaki yang berjumlah 29 orang tersebut terkumpul dalam keadaan selamat, Kapolsek Ampana Kota memberikan arahan dan imbauan  sebelum memperbolehkan mereka pulang ke rumah masing-masing.

Kapolsek Ampana AKP Maryanto, mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda yang hendak melakukan pendakian, agar lebih memperhatikan faktor keselamatan, kesiapan fisik, serta waktu kepulangan agar tidak menimbulkan kekhawatiran.” tegas AKP Maryanto.

Pada Operasi Polsek Ampana Kota menurunkan personel  Aiptu Muldi, Aipda Komang, Aipda Dani, dan Brigpol Ahludin, bersinergi dengan tim Basarnas dan warga lokal.

Kahir dari operasi itu, pada pukul 23.48 WITA, Pencarian berlanjut setelah adanya informasi tambahan mengenai rombongan lain. Tim kembali menemukan 12 pendaki dan langsung dievakuasi ke desa.

Dan selanjutnya pada Senin (13/04/2026) 01.20 WITA dini hari Gelombang terakhir sebanyak 11 pendaki berhasil ditemukan dan dipastikan tiba di Desa Saluaba dengan selamat, lengkap  29 orang. (Sam Asiku)