BeritaKabupaten BanggaiPemda Banggai

Bupati Amirudin dan Plt Kepala LAN RI Bahas Pengembangan Kompetensi ASN Serta Peran Analis Kebijakan Dalam Talkshow

456
×

Bupati Amirudin dan Plt Kepala LAN RI Bahas Pengembangan Kompetensi ASN Serta Peran Analis Kebijakan Dalam Talkshow

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG, BANGGAI – Plt. Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Dr. Muhammad Taufiq, DEA, bersama Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, menjadi narasumber dalam sebuah talkshow bertajuk “Pengembangan Kompetensi ASN dan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan” pada Selasa (20/08/2024), bertempat di Estrella Hotel and Conference Luwuk.

Acara ini menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK), yang memiliki peran vital dalam merumuskan dan menganalisis kebijakan publik yang efektif.

Dalam diskusi tersebut, Dr. Taufiq menekankan pentingnya kesiapan ASN dan JFAK dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang.

“Era digital tidak hanya menuntut penguasaan teknologi, tetapi juga perubahan cara berpikir dan berperilaku yang lebih kreatif, adaptif, serta fleksibel,” ujar Taufiq.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup untuk bertahan di era digital. ASN dan JFAK juga perlu mengembangkan sikap proaktif dalam memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.

“Selain pengetahuan, keterampilan menggunakan teknologi digital, cara berpikir dan cara kerja digital juga menjadi fokus dalam program pembinaan dan pengembangan kompetensi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM., AIFO, menyampaikan pandangannya terkait upaya Kabupaten Banggai dalam beradaptasi dengan tuntutan digitalisasi.

“Kami sudah melakukan berbagai pembenahan, dan Banggai menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang memiliki Smart City dengan sistem yang baik,” kata Bupati Amirudin.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pelatihan dan kerja sama untuk memastikan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) siap beralih ke sistem digital. “Kami memonitor semua OPD agar bisa beroperasi secara digital. Pelatihan dan kerja sama terus kami tingkatkan untuk mencapai tujuan ini,” jelas Amirudin.

Diskusi ini juga menekankan betapa pentingnya peran Analis Kebijakan dalam menciptakan kebijakan yang responsif dan efektif di tengah perubahan yang cepat. Pengembangan kompetensi di bidang ini dianggap krusial untuk memperkuat efektivitas dan efisiensi pemerintahan di berbagai tingkat.

Setelah talkshow, acara dilanjutkan dengan Deklarasi Forum Nasional Analis Kebijakan “Untuk Mendukung Terwujudnya Indonesia Emas 2045”, sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan kompetensi ASN dan peran strategis Analis Kebijakan dalam pembangunan nasional. ***