Kabupaten Banggai

Pembinaan Intensif DPMD Banggai, BUMDes Siap Lebih Mandiri dan Sejahtera

934
×

Pembinaan Intensif DPMD Banggai, BUMDes Siap Lebih Mandiri dan Sejahtera

Sebarkan artikel ini

JPsulteng, Banggai,– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banggai menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berlangsung selama dua hari, pada 15 hingga 16 Oktober 2024, bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banggai.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus BUMDes yang telah memperoleh penyertaan modal melalui program BUMDes Maima, yang memberikan suntikan modal sebesar Rp500 juta per BUMDes.

Kepala DPMD Banggai, Hasan Baswan Dg Massiki, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan Pemerintah Daerah, khususnya DPMD dan Inspektorat Kabupaten Banggai, terhadap pengelola BUMDes di daerah tersebut.

“Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, kami berharap agar BUMDes di Kabupaten Banggai dapat menjadi lebih aktif, sehat, dan produktif dalam mengelola usaha yang telah mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah,” ujar Hasan Baswan.

Selama dua hari, para peserta mendapatkan tiga materi utama yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman. Materi pertama terkait Aspek Pertanggungjawaban Pengelolaan BUMDes yang dibawakan oleh Inspektur Furqan Djayamalinta S.T dari Inspektorat Kabupaten Banggai. Dalam paparannya, Furqan menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan BUMDes agar setiap kegiatan usaha dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Materi kedua terkait Kelembagaan dan Akuntabilitas BUMDes yang disampaikan oleh Ansar S.Pt, seorang tenaga ahli pemberdayaan masyarakat desa. Ansar menguraikan pentingnya penguatan kelembagaan dalam BUMDes, agar organisasi usaha desa tersebut dapat berjalan secara profesional dan akuntabel.

Sementara itu, materi ketiga mengenai Proyeksi Keuangan dan Pelaporan BUMDes disampaikan oleh Rifai Lamanasa S.P., M.H., yang juga merupakan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat desa. Rifai memaparkan pentingnya perencanaan keuangan yang matang serta pelaporan yang baik untuk keberlanjutan usaha BUMDes.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes dalam mengelola usaha dengan lebih baik, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat desa. Melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, BUMDes di Kabupaten Banggai diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak perekonomian desa, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat secara umum.

Sebagai langkah lanjutan, DPMD Kabupaten Banggai akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap BUMDes yang telah mendapatkan modal melalui program BUMDes Maima, untuk memastikan bahwa pengelolaan usaha berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik.***