Kabupaten Banggai

Kabupaten Banggai Gelar Apel Siaga Bencana 2024: Wujud Komitmen Bangun Budaya Sadar Bencana

249
×

Kabupaten Banggai Gelar Apel Siaga Bencana 2024: Wujud Komitmen Bangun Budaya Sadar Bencana

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG Luwuk – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Siaga Bencana Tahun 2024 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lalong Luwuk, Selasa (10/11/2024).

Acara ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, MM, yang hadir mewakili Bupati, menekankan pentingnya membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

“Kita harus sadar bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah proaktif untuk mengurangi dampaknya,” ujar Furqanuddin.

Kepala BPBD Banggai, Fery Sujarman, S.Pd., S.H., M.H., menjelaskan bahwa apel ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara masyarakat, pemerintah, TNI, Polri, dan sektor swasta.

“Apel Siaga Bencana ini diadakan untuk mensinergikan semua elemen dalam menghadapi bencana, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,” katanya.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari berbagai instansi, seperti BPBD Banggai, Kodim 1308 LB, Polres Banggai, Basarnas Pos SAR Luwuk, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PMI, dan ORARI Luwuk.

Setelah apel, peserta mengikuti gladi kesiagaan bencana yang meliputi simulasi penanganan darurat, koordinasi evakuasi, dan penyelamatan korban.

Wakil Bupati Furqanuddin mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat. “Saya sangat mengapresiasi BPBD Banggai dan semua pihak atas kerja kerasnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah nyata dalam mengurangi risiko bencana,” tutupnya.

Dengan acara ini, Kabupaten Banggai menunjukkan keseriusan dalam menghadapi ancaman bencana alam, sekaligus memperkuat kesadaran bersama untuk hidup lebih tanggap dan sigap terhadap bencana.***