JURNALPOLRISULTENG.ID, Banggai – Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus MPR RI, Ir. H. Beniyanto Tamoreka, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, perempuan, serta birokrasi dan pemerintahan.

Empat Pilar Kebangsaan yang dimaksud meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sambutannya, Beniyanto mengingatkan bahwa nilai-nilai tersebut harus terus diinternalisasi, bukan hanya dihafalkan.
“Sebagian besar peserta mungkin sudah alumni P4. Tapi hari ini kita dituntut untuk mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar secara nyata, terutama di tengah tantangan sosial dan geopolitik dunia,” ujarnya.
Ia menyoroti berbagai persoalan global seperti konflik Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah yang turut berdampak terhadap Indonesia. Menurutnya, Indonesia harus mengambil langkah strategis, salah satunya melalui pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur yang dinilai lebih aman secara geografis.
Selain itu, Beniyanto juga menyinggung isu energi nuklir sebagai solusi masa depan. Ia menyayangkan masih adanya pandangan negatif terhadap energi ini, padahal negara-negara maju telah mengandalkannya.
“Kalau kita tidak siap dengan transisi energi, kita bisa tertinggal. Energi nuklir bisa menjadi solusi strategis untuk masa depan Indonesia,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh budaya asing yang masuk melalui media sosial. Pergeseran nilai keluarga, gaya hidup bebas, serta lunturnya semangat gotong royong dinilai sebagai tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.
“Penelitian menunjukkan banyak pelajar kita bahkan tidak tahu isi Pancasila. Ini alarm serius. Maka tugas kita bersama untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Beniyanto mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi utama menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. (Red)