JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Pernyataan ketua komda Alkhairat Kabupaten Tojo Unauna Dr. H. Mahmud Lahay, SE, M.Si dibuktikan kehadiran 150 Petani di Tojo Una Una mengikuti Sosialisasi Program Pengembangan Ekonomi Hijau berkelanjutan dalam topik “Penguatan Ketahanan pangan dan Rkonomi Hijau melalui pengembangan Kebun Buah Tropis premium Pisang Cavendish berkelanjutan Berbasis Kemitraan, adalah tindak lanjut kerja sama antara PB Alkhairat dengan pihak Off taker Agrifresh Tropical, di Hotel Ananda, 2 April 2026.

Dijelaskan Dr H. Mahmud Lahay, Pisang Cavendish adalah tanaman agribisnis dan agroindustri yang sangat populer. Pisang ini merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, banyak dibudidayakan untuk pasar modern dan ekspor karena permintaan global yang tinggi, sekitar 80% dari total permintaan pisang dunia.
Program ini akan membantu petani dari biaya pengolahan serta jaminan harga tetap stabil. Karena adanya ikatan perjanjian dituangkan dalam akte notaris antara PB Alhairat dengan pihak perusahan, kedepan kontrak perusahan dengan pihak perbankan dan pihak perusahan dengan petani.Jelas Dr H Mahmud Lahay
Selaku ketua Komda Alkhairat Tojo Una Una, ia optimis program ini akan berjalan dengan baik, karena sangat menjanjikan. “selaku ketua Komda Alkhairat kami akan memanfaatkan tanah hibah Alhakirat akan bekerja sama dengan masyarakat petani, melaksanakan program penanaman pisang Canvendish secara maksimal” Ujarnya.
Keyakinanya karena ditunjang oleh potensi yang dimiliki daerah Tojo Una Una, ketersediaan lahan dan dukungan program dari pihak perusahan yang memberi jaminan harga hingga pada tahapan pemasaran.
Bahkan program itu sejalan dengan visi misi pemerintah daerah Tojo Una Una diantara ketersedian lapangan kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat. “Alhamdulillah pihak perbankan memberi suport dengan kehadiran 2 pimpinan Bank didaerah ini” Ujarnya

Sementara dijelaskan Rizky Ramadhani Off staker Green Ekonomi Patnership, program penanaman pisang Cavendish masa panen berkisar 7 hingga 9 Bulan untuk panen pertama dan panen selanjutnya hingga panen kedelapan masing-masing hanya membutuhkan waktu 4 hingga 5 bulan.

Foto Istimewa
Menurut keterangannya, program penanaman pisang Cavendish di Sulawesi dilaksanakan di 3 Propvinsi, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Sedang di Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi, Donggala, Tojo Una Una dan Banggai.
Ditanyakan soal bantuan, ia menandaskan dalam upaya meningkatan ekonomi masyarakat, pihaknya akan membiasakan petani bisa mandiri. “Namun demikian selaku Off Tiker sudah mengatongi PKS dengan pihak perbankan, kami akan membuka akses permodalan, dengan perbankan. Di Tojo Una Una kami sementara merintis kerja sama dengan 2 Bank di Ampana. Ujarnya.

Dua Pimpinan Bank di Ampana
Kepala Pimpinan Bank BPR Syariah Khairan Inti Amanah Tojo Una Una , Azhar Sumantri Indrayana yang dimintai tanggapannya, menjelaskan pada prinsipnya akan memberi suport namun pada tahapan saat ini, perlu ada kajian berkaitan dengan hitungan-hitungan “beberapa inggu kedepan kami akan melakukan diskusi dengan pihak perusahaan. Ujarnya
Sementara menurut pimpinan Bank BPR Modern Ekspres Tojo Una Una Muhamad Risky sangat menudukung program tersebut, mengingat pemberdayaan dan kesejahteran masyarakat adalah bagian dari perbankan.”Misalnya dari margin bunga yang dapat dinegoisasikan.” Tandas Muh. Risky. (Sam Asiku)