JURNALPOLRISULTENG.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara resmi memperkuat sinergi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui pembahasan dan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) terkait rencana kerja sama jasa layanan perbankan dan pengembangan sektor perumahan, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN), guru, tenaga kerja industri, hingga masyarakat berpenghasilan rendah.
Agenda strategis tersebut berlangsung di Amanaia Satrio, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, didampingi Asisten I Krispen Masu serta Kabag Prokopim Andreas Atmaji.
Dari pihak BTN hadir Branch Manager BTN KC Palu Sigit Sulistiyo, Boby Akbar dari Marketing Management SMD Division, Sekar Cita Utami dari Business Development SMD Division, Dika dari Institutional Banking Division, serta Nadiah Faisal Nahdi selaku Institutional Banking Solution Specialist Area 4.
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal kolaborasi jangka panjang antara Pemkab Morowali Utara dan BTN dalam menjawab kebutuhan hunian layak di daerah yang terus mengalami pertumbuhan investasi dan peningkatan jumlah tenaga kerja.
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi mengatakan, kebutuhan perumahan di Morowali Utara saat ini semakin mendesak seiring pesatnya perkembangan kawasan industri dan meningkatnya jumlah pekerja maupun ASN di daerah tersebut.
“Ini menjadi awal yang baik bagi kerja sama berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan BTN, khususnya dalam penyediaan perumahan layak bagi ASN, guru, tenaga kerja industri, hingga masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Delis dalam sambutannya.
Menurutnya, tingginya kebutuhan hunian belum sebanding dengan ketersediaan rumah yang memadai di Morowali Utara.
Kondisi itu mendorong pemerintah daerah untuk melakukan langkah proaktif dengan menggandeng BTN sebagai mitra strategis di sektor pembiayaan perumahan.
“Kami melihat banyak tenaga kerja dan ASN masih harus tinggal di kos dengan biaya sewa yang cukup tinggi. Padahal, jika tersedia skema perumahan yang tepat, biaya tersebut sebenarnya sudah bisa dialihkan menjadi cicilan rumah. Karena itu, kami jemput bola agar masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” katanya.
Delis menilai BTN merupakan mitra yang tepat karena memiliki pengalaman panjang dan identitas kuat sebagai bank yang fokus pada pembiayaan sektor perumahan nasional.
“BTN sudah sangat identik dengan pembiayaan rumah rakyat. Pengalaman dan kekuatan BTN di sektor ini menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita besar menyediakan rumah layak bagi masyarakat Morowali Utara,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi tersebut sejalan dengan program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan perbankan dan developer agar program penyediaan rumah ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan daerah,” tutur Delis.
Sementara itu, pihak BTN menyambut positif langkah kolaboratif yang dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan layanan perbankan yang lebih luas sekaligus mendukung percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat di wilayah industri yang terus berkembang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan seremoni penandatanganan MoU, penyerahan plakat, serta sesi foto bersama antara jajaran Pemkab Morowali Utara dan manajemen BTN.(Ryo/BobNH)
*Apk