JURNALPOLRISULTENG.ID – ARAFAH, Padang Arafah tempat mustajab, di Arofah adalah waktu terbaik untuk memanjatkan doa, memohon ampun, dan bermunajat, karena Allah SWT sangat dekat dengan hamba-hamba-Nya pada hari tersebut.
Seluruh Jemaah Calon Haji penjuru dunia saat ini sudah beradah dipadang Arafah. Wukuf memang hanya berdiam, tapi dalam diam itu langit bergemuruh mendengar doa yang dipanjatkan berjuta jamaah. diluas Arafah dibatasi, hanya sekitar 3,5 kilometer persegi.

Foto H. Sudirman
Petugas Penyelengagara Haji Daerah Kabupaten Tojo Una Una, H.Sudirman, M.Hi melaporkan suasana Arafah menjelang wukuf, jamaah sangat merasakan kenyamanan, dengan beberapa fasilitas layanan seperti Tenda jamaah yg cukup luas, Kamar mandi cukup, bersih dan indah. Tidak ada lagi antrian, Air tandom Zam Zam yg tersedia disetiap sudut jalan, Air panas, kopi dan teh yg tersedia disetiap teras tenda bahkan tersedia Es Krim yg menyejukkan leher jamaah. Selasa 26 Mei 2026 pukul 13.00 Wita atau pukul 08.00 Waktu Arab Saudi.
“Alahamdulillah seluruh jamaah dari Tojo Una Una dalam keadaan sehat” Ujarnya dari Arafah.

JCH Kloter 28 UPG Provinsi Gorontalo Meninggalkan Hotel menuju Arafah Foto Adha Wahab
Laporan senada disampaikan Adha Wahab, SE, MMG salah seorang jamaah dari Kota Gorontalo. “saat ini Rombongan JCH Kloter 28 UPG Provinsi Gorontalo sudah berada di Arafah bersama Ketua Kloter Bpk H. Alwin Rans Toma.” Ujarnya.
Adha Wahab mengharapkan, doa Seluruh Keluarga sahabat diTanah Air, agar dapat melalui seluruh proses ibadah haji dapat terselenggara dengan baik dan sempurna. “Kami mohon doa dari tanah air, kami saat ini sedang wukuf diArafah” Pintanya.
Dari beberapa sumber diperoleh bahwa Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji yang harus dilakukan oleh setiap jamaah agar ibadah hajinya sah. Wukuf berasal dari kata “waqafa” yang artinya “berhenti”. Secara harfiah wukuf berarti berdiam diri, pada waktu antara tergelincirnya matahari (tengah hari) tanggal 9 Dzulhijah sampai matahari terbenam dengan berpakaian ihram.
Informasi H. Sudirman dan Adha Wahab, saat ini kami fokus untuk berdoa, memohon ampun dan bertaubat. Selain itu juga perbanyak ibadah lainnya seperti membaca Al Qur`an, takbir, tahmid, tahlil.
Arafah adalah gambaran Digambarkan padang pasir yang amat luas dan di bagian belakang dikelilingi bukit-bukit batu yang membentuk setengah lingkaran berada Timur kota Makkah.
Saat ini sudah ditanami dengan pohon-pohon diantara tenda yang terisi lebih dari dua juta umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji, ibadah wukuf.
Dahulu, Arafah adalah bukit tandus, tapi sekarang mulai hijau. Dalam keaadaan berihram jamaah dilarang memetik daun karena kekaguman pada bukit yang kerontang terdapat pohon hijau subur. “ jamaah harus membayar dam atau denda, karena kelalain itu”
Menurut Prof. Dr. H. Abdul Syukur, M.Ag dalam tulisannya tentang Prosesi Wukuf Di Arafah, renungan dan Harapan Hidup Manusia.
Prosesi Wukuf di Arofah merupakan Rukun Haji. Jika ditinggalkan, hajinya batal, tidak sah. Maka jamaah haji meski dalam kondisi apapun harus berwukuf, yaitu melakukan Safari Wukuf biasanya diantar mobil dan jamaah berada di dalam mobil melewati atau mampir di Arofah..
Padang Arafah tempat mustajab, di Arofah adalah waktu terbaik untuk memanjatkan doa, memohon ampun, dan bermunajat, karena Allah SWT sangat dekat dengan hamba-hamba-Nya pada hari tersebut.
Wukuf di Arafah menjadi kebanggan SWT, hari wukuf, tanggal 9 Dzulhijjah 1457 H dalam suasana wukuf, di mana malaikat menyaksikan jutaan manusia yang berkumpul dengan pakaian sederhana dan penuh kerendahan hati. Waktu terus berlalu, perjalan para jemaah keMustdalifah dan Mina.
Laporan terakhir Adha Wahab, saat ini waktu sdh jam 13.52 Waktu Arab Saidi atau pukul 17, 52 Wita, para jamaah dalam pelaksanaan Wukuf.
“Saat ini Zikir,Doa Bersama Sedang diPimpin Oleh Ketua Kloter H.Alwin Rans Toma dan Beberapa Ustad Pembimbing Haji.
Pada pukul 16.00 para Jamaah akan dilaksanakan Packing barang-barang pertanda pelaksanaan Wukuf Selesai dan bergeser menuju Mina. “Untuk Skema Pelaksanaan, jika Melewati Tengah malam, maka semua akan Murur.langsung Kemina.” Tutup H. Adha Wahab.(Sam Asiku)
