KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Sinergi Pemkab Tojo Una-Una dan BWS Sulawesi III Hadirkan Solusi Irigasi Sumur Dalam di Tiga Titik

82
×

Sinergi Pemkab Tojo Una-Una dan BWS Sulawesi III Hadirkan Solusi Irigasi Sumur Dalam di Tiga Titik

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, TOJO UNA UNA, Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una di bawah kepemimpinan Bupati Ilham Lawidu, SH terus melakukan terobosan nyata untuk mengatasi masalah kelangkaan debit air irigasi. Salah satu langkah strategis yang direalisasikan adalah pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sistem sumur dalam di tiga lokasi terpisah dengan total anggaran mencapai Rp6 miliar.

Saat dimintai keterangannya usai acara serah terima pengoperasian dari BWS Sulawesi III pada Kamis 23 Juli 2026 Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tojo Una-Una, Asfan Supu, S.St,MT membeberkan,  proyek sumur dalam ini ditempatkan di tiga titik krusial pertanian, yaitu Kelurahan Ampana, Kelurahan Labia Bae, dan Desa Sumoli.

“Proyek JIAT ini murni merupakan usulan dari pemerintah daerah. Bapak Bupati Ilham Lawidu sangat fokus mencari solusi dan melakukan terobosan terhadap masalah kelangkaan debit air irigasi yang selama ini menghambat pengairan lahan persawahan milik warga. Oleh karena itu, alternatif sumur dalam ini dihadirkan dengan alokasi anggaran Rp2 miliar untuk setiap lokasi,” jelas Aspan Supu.

Infrastruktur berbasis teknologi penyaringan air tanah ini diharapkan menjadi jawaban jangka panjang bagi para petani lokal agar tidak lagi ketergantungan pada curah hujan musiman untuk mengairi sawah mereka.

Lebih lanjut, Asfan Supu menegaskan, setelah proses serah terima administrasi pengoperasian ini selesai, fasilitas akan diuji coba secara berkala sebelum dibuka penuh untuk masyarakat umum.

“Saya berharap proyek JIAT ini bisa memberikan manfaat yang benar-benar maksimal terhadap peningkatan kesejahteraan dan produktivitas masyarakat di daerah ini. Insya Allah, setelah pengoperasian berjalan lancar, pada bulan Oktober nanti fasilitas ini akan diresmikan langsung oleh Bapak Bupati,” tandas Asfan Supu.

Sinergi tangguh antara usulan taktis Pemda Tojo Una-Una dan eksekusi teknis dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Sulawesi Tengah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendongkrak perekonomian sektor pertanian di Ampana dan sekitarnya

Ditempat terpisah Asfan Supu menjelaskan Upaya Bupati Tojo Una-Unaterkait efisiensi  dalam melaksanakan pembangunan saat efisiensi daerah mencakup penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat program pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Kebijakan ini dijalankan untuk meratakan kesejahteraan masyarakat di wilayah daratan maupun kepulauan.

Ia mencontohkan Pembangunan Infrastruktur,  mengandalkan sinergi anggaran pusat dan daerah guna membangun sarana jembatan, air bersih, hingga peninjauan jaringan irigasi serta normalisasi sungai untuk mendukung sektor pertanian. “ Kami selaku kepala dinas terkait akan terus berupaya melaksanakan peunjuk dan arahan Bupati” Tandas Aspan

Saat ini Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una  terus mematangkan langkah strategis dalam menggenjot roda pembangunan daerah. Upaya Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, dalam melaksanakan pembangunan daerah kini difokuskan pada efisiensi anggaran dengan tetap memprioritaskan penguatan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat program pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Kebijakan terpadu ini sengaja dijalankan demi meratakan kesejahteraan masyarakat, baik yang berada di wilayah daratan maupun wilayah kepulauan.

Dalam implementasinya, sektor pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu pilar utama yang terus dipacu. Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Tojo Una Una  pemerintah daerah aktif mengandalkan sinergi pembiayaan antara anggaran pusat (APBN) dan anggaran daerah (APBD).

Kolaborasi fiskal ini dialokasikan guna membangun fasilitas publik vital seperti sarana jembatan, penyediaan air bersih, hingga peninjauan jaringan irigasi pertanian serta normalisasi sungai guna meminimalisir potensi banjir di wilayah rawan.

Lebih Jauh  Mohamad Asfan Supu, S.S.T., M.T., menjelaskan lebih rinci mengenai siasat efisiensi tersebut. Menurutnya, keterbatasan ruang fiskal bukan menjadi hambatan bagi instansi teknis untuk menuntaskan program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat. “Kami selaku kepala dinas terkait akan terus berupaya maksimal melaksanakan petunjuk dan arahan dari Bapak Bupati,” tandas Asfan saat memberikan keterangan kepada media ini.

Aspan menambahkan bahwa Dinas PUPR Tojo Una Una saat ini menerapkan prinsip disiplin anggaran yang ketat. Penyerapan anggaran difokuskan pada pemeliharaan berkala infrastruktur yang sudah ada serta percepatan pembukaan akses jalan kantong produksi, seperti jalan penghubung Dataran Bulan sepanjang 34 kilometer yang bertujuan mempermudah mobilitas hasil panen para petani lokal.

Melalui integrasi program lintas sektor dan komitmen efisiensi kerja dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas PUPR, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una optimistis target pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.(H. Sam Asiku)