JURNALPOLRISULTEG.ID, AMPANA — Sabtu, 25 Juli 2026, waktu seakan berhenti sejenak di desa Labuan, Kabupaten Tojo Una-Una.
Gemuruh tawa dan pelukan hangat mengawali pembukaan acara Family Gathering, sebuah momen emosional yang mempertemukan kembali para abdi kesehatan lintas generasi Puskesmas Ampana Timur.
Acara yang dipusatkan di Marina Resort Cottage ini dikemas begitu meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari jalan santai, senam bersama, hingga menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Namun, di balik bungkus kemeriahan acara, riuh kegembiraan perlahan berubah menjadi keheningan yang menyentuh jiwa saat untaian kisah lama tentang dedikasi sang pimpinan legendaris mulai diurai kembali.
Acara yang dirancang penuh sukacita ini seketika berubah khidmat ketika nama dr. Alfred Tumewu digaungkan ke permukaan, kendati beliau kini telah purna tugas. Mantan Kepala Puskesmas Ampana Timur yang sangat melegenda dan akrab disapa dr. Seng tersebut hadir ditemani oleh istri tangguh tercintanya—yang juga merupakan pemilik (owner) Marina Resort Cottage, Ibu Steny Tumewu. Di mata para sejawat, dr. Seng diingat sebagai nakhoda tangguh yang membersamai perjuangan para tenaga medis di masa-masa sulit puluhan tahun yang lalu.

Suasana haru mencapai puncaknya dan membuat mata semua yang hadir berkaca-kaca saat mengenang waktu yang telah berlalu.
Kisah dedikasi dr. Seng nyata tidak berhenti di masa lalu. Semangat emas sang ayah kini hidup kembali melalui ketiga anak kandungnya, serta para cucu yang senantiasa menemani keseharian opa terkasih sapaan para cucu.
Di samping sang istri, Steny Tumewu, dua putra beliau yaitu Aldi dan Alfon, melanjutkan usaha kelauarga, serta sang putri tercinta, Marina Yovita Tumewu, kini resmi mengikuti jejak sang ayah untuk berbakti di dunia kesehatan dengan bertugas di Rumah Sakit Umum (RSU) Ampana.

Meskipun tidak semua memori yang terungkap hari ini berisi kisah-kisah indah—mengingat berat dan terbatasnya medan pelayanan kesehatan di masa lalu—justru fakta bahwa anak-anaknya, terutama Marina Yovita Tumewu, melanjutkan estafet perjuangan ini memicu rasa bangga yang luar biasa dari para sejawat lama sang ayah.
Nyanyian lagu perjuangan yang dilantunkan bersama di Marina Resort Cottage seolah menjadi simbol bahwa semangat pengabdian mereka tidak pernah dan tidak akan pernah padam.
Melalui kilas balik memori, langkah kaki saat jalan santai, dan pelukan erat di akhir acara, Family Gathering ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen biasa. Acara ini telah menjadi saksi hidup sebuah monumen pengabdian yang abadi, di mana nama besar dr. Seng akan selalu harum di tanah Ampana lewat tangan-tangan hangat para penerusnya.(H. Sam Asiku)