Dinas PUPR BANGGAI

PUPR Banggai Tegaskan Penanganan Jembatan Masungkang Sudah Disiapkan

×

PUPR Banggai Tegaskan Penanganan Jembatan Masungkang Sudah Disiapkan

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai menegaskan bahwa penanganan akses penghubung di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, telah disiapkan melalui kajian teknis dan perencanaan anggaran.

Kepala Dinas PUPR Banggai, I Dewa Supatriagama, mengatakan pemerintah daerah sejak awal telah menyiapkan solusi untuk memenuhi kebutuhan akses masyarakat di wilayah tersebut.

“Langkah-langkah teknis dan penganggaran sebenarnya sudah berjalan. Jadi bukan berarti pemerintah daerah baru bergerak setelah isu ini menjadi perhatian publik,” ujar Dewa. Senin, (27/07/2026).

Menurutnya, hasil kajian teknis merekomendasikan pembangunan jembatan permanen dengan struktur beton bertulang dan fondasi tiang pancang. Jembatan tersebut dirancang memiliki bentang sekitar 100 meter dengan lebar delapan meter, dengan estimasi anggaran lebih dari Rp25 miliar.

Karena membutuhkan anggaran besar, pembangunan jembatan permanen telah diusulkan kepada pemerintah pusat melalui program penanganan jembatan akses pendidikan dan tidak dimasukkan dalam APBD Murni 2026.

Sebagai solusi jangka pendek, PUPR juga telah menyiapkan desain jembatan gantung penyeberangan orang dengan bentang sekitar 80 meter dan lebar 1,5 meter. Estimasi kebutuhan anggarannya mencapai Rp1,75 miliar dan direncanakan diusulkan melalui APBD Perubahan atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

Terkait rencana Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membantu pembangunan jembatan menggunakan dana pribadi, Dewa menyampaikan apresiasi. Ia menegaskan PUPR siap menyesuaikan desain sepanjang pembangunan tetap memenuhi aspek teknis dan keselamatan.

“Pada prinsipnya kami mengapresiasi niat Pak Gubernur. Namun dari aspek teknis, kami sudah menyiapkan desain yang matang sesuai regulasi,” katanya.

PUPR Banggai berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat Desa Masungkang memiliki akses penyeberangan yang aman dan layak. (**)