Kabupaten Morowali Utara

Warga Desa Ganda-Ganda Soroti Data Penerima CSR, Warga yang Sudah Meninggal Diduga Masih Tercatat

×

Warga Desa Ganda-Ganda Soroti Data Penerima CSR, Warga yang Sudah Meninggal Diduga Masih Tercatat

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, MOROWALI UTARA – Sejumlah warga Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara (Morut), menyoroti dugaan kejanggalan dalam pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah tersebut.

Keresahan warga bahkan telah mereka laporkan ke Kejaksaan Negeri Morowali Utara. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah adanya dugaan nama warga yang telah meninggal dunia masih tercantum dalam daftar penerima dana CSR.

Dalam wawancara dengan media, Minggu (6/9/2026), warga menyebut salah satu dugaan kejanggalan tersebut ditemukan dalam daftar penerima CSR di Dusun I Desa Ganda-Ganda.

“Di Dusun I ada warga yang sudah meninggal tetapi masih dimasukkan sebagai penerima dana CSR. Tega sekali,” ungkap salah seorang warga.

Warga yang melaporkan persoalan tersebut mengaku kecewa dan meminta adanya pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana CSR. Mereka menduga terdapat sejumlah ketidaksesuaian dalam data maupun mekanisme penyaluran dana tersebut.

Selain persoalan nama penerima yang disebut telah meninggal dunia, warga juga menyoroti format daftar penerima yang menurut mereka tidak berurutan.

Sebagai contoh, warga menyebut terdapat nomor urut 7 yang langsung diikuti nomor urut 9, tanpa adanya nomor urut 8. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat penjelasan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak terjadi kesalahan administrasi maupun penyimpangan dalam pengelolaan dana CSR.

Warga menduga pola tersebut berpotensi memengaruhi perhitungan jumlah penerima dan total dana yang disalurkan. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan pihak berwenang serta pencocokan data penerima dengan dokumen dan realisasi penyaluran dana di lapangan.

Warga berharap Kejaksaan Negeri Morowali Utara dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif dan transparan, termasuk melakukan verifikasi terhadap seluruh data penerima serta aliran dana CSR.

Sementara itu, pengurus CSR saat hendak dikonfirmasi media terkait berbagai tudingan yang disampaikan warga tersebut belum memberikan penjelasan kepada publik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pengurus CSR maupun pihak terkait mengenai dugaan adanya warga yang telah meninggal dunia tetapi masih tercatat sebagai penerima dana CSR.

Penting: Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini merupakan keterangan dan laporan warga yang masih memerlukan pembuktian melalui proses pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. (**)