HALAMAN UTAMA
BERITA Tojo Una Una

Skema Baru PPPK 2027: Angin Segar yang Belum Mampu Buat Pemda Bernapas Lega

Skema Baru PPPK 2027: Angin Segar yang Belum Mampu Buat Pemda Bernapas Lega

JPS, Tojo Una-Una — Kebijakan baru pemerintah pusat terkait pengalihan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ternyata belum bisa menjadi jaminan ketenangan bagi pemerintah daerah. Meski skema pemisahan klaster resmi diberlakukan per 1 Januari 2027 untuk meringankan beban fiskal, beban berat nyatanya masih harus dipikul oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Berdasarkan hasil koordinasi terbaru bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), pemerintah pusat resmi membagi PPPK ke dalam dua mekanisme penempatan dan pembiayaan yang berbeda. Namun, catatan krusialnya adalah tidak semua pegawai langsung ditarik ke pusat pada awal tahun 2027.

Bagi pegawai yang saat ini memegang kontrak PPPK penuh waktu (full-time), mereka dipastikan tetap menginduk sebagai ASN Pemerintah Daerah.

Konsekuensinya, pembayaran gaji dan tunjangan kelompok ini masih dikelola penuh melalui APBD masing-masing wilayah.

Sumber lain menyebut, Pemerintah memang menyiapkan jalur evakuasi anggaran lewat skema pengalihan status menjadi Pegawai Pusat (PNS) secara bertahap dari tahun 2027 hingga 2029 melalui seleksi CPNS khusus.

Kuota transisi ini dibagi menjadi 30% pada 2027, 30% pada 2028, dan 40% pada 2029. Kendati demikian, bagi mereka yang tidak lolos seleksi, statusnya akan tetap tertahan sebagai PPPK daerah dan terus membebani kas daerah.

Di sisi lain, angin segar datang dari klaster PPPK Paruh Waktu, khususnya untuk sektor medis dan pendidik, yang seluruh pembiayaannya akan diambil alih oleh pemerintah pusat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tojo Una-Una, Dr. Rismanto Laide, ST, MM, membenarkan informasi  tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus,  pelonggaran anggaran ini tidak terjadi secara menyeluruh. “kita tunggu keputusan finalnya berdasarkan regulasi yang nanti akan di keluarkan oleh pemerintah pusat”,” ujar Rismanto saat dikonfirmasi pada Minggu  1 Nopember 2026 malam.

Seiring dengan bergulirnya kebijakan klasterisasi ini, Kemendagri mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kepala daerah. Pemerintah daerah ditegaskan untuk memperketat pengawasan dan tidak  melakukan perekrutan staf honorer atau non-ASN baru. Ruang gerak pemda kini semakin sempit: harus menuntaskan penataan pegawai yang tersisa tanpa boleh menambah beban baru di lingkungan pemerintahan setempat.(JPS)

 

JPS, Tojo Una Una –  Disampaikan Kepala Cabang PT Bank Sulteng Cabang Ampana Fikri Adam, S.Sos, MM, managemen PT Bank Sulteng Cabang Ampan saat ini...
JPSulteng.id, BANGGAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai terus memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses pelayanan...
JPS BANGKEP — Kabupaten Banggai Kepulauan resmi memasuki usia yang ke-27. Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) daerah tersebut digelar secara megah dan khidmat yang...
JPsulteng.id, BANGGAI – Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Kali ini, nama Kasat Reskrim Polresta Banggai, AKP Nur Arifin S.Tr.K.,...
JPSulteng, BANGGAI – Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.P., M.M. secara resmi membuka Jambore Karang Taruna Kabupaten Banggai Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan...
JPS BANGKEP, — Momentum historis Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) yang dinakodai Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO pada awal November 2026...
JP-SULTENG.ID, LUWUK – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Banggai bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat pembahasan hasil evaluasi Gubernur Sulawesi Tengah terhadap Rancangan...
JPS, TOJO UNA-UNA — Anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una sekaligus Ketua Fraksi PPP, Rinaldi Balango, S.Kel, resmi mengambil alih nakhoda kepemimpinan dengan mengantongi Surat Keputusan...
JP-SULTENG.ID, JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mendorong pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat. Atas penugasan Bupati Banggai, Dinas...
JP-SULTENG.ID, Morowali Utara – Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penelitian Sosial Ekonomi Wilayah...