JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Kolaborasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah laksanakan Penilaian Akreditasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan. Selam dua hari hingga 9 Oktober 2025.

Akreditasi menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan perpustakaan yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP), berdasarkan beberapa indikator, diantaranya kelembagaan, koleksi, sarana prasarana, tenaga perpustakaan, hingga layanan bagi masyarakat.
Akreditasi, perpustakaan desa dan kelurahan adalah strategi dalam menciptakan suasana yang nyaman, koleksi yang relevan, serta program literasi yang berkelanjutan.
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, S.Sos., M.A.P., memberikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang terjalin antara pengelola perpustakaan dengan Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam pelaksanaan akreditasi perpustakaan.
Pada kunjungannnya di Tojo Una Una, ia menyatakan kolaborasi semua pihak sangat penting untuk memastikan proses penilaian akreditasi berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukung terselenggaranya akreditasi sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP)

“Hal ini bukan hanya tentang memenuhi penilaian akreditasi, tetapi juga bagaimana Perpustakaan dapat berkembang menjadi pusat literasi yang bermutu,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Mohamad Afandi, SH mengatakan penyelenggaraan penilaian akreditasi Perpustakaan Desa dan Kelurahan melalui pendekatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Menurutnya, aktivitas dan tingkat literasi masyarakat sangat dipengaruhi oleh keberadaan Perpustakaan, yang ditopang oleh pengelolaan yang baik serta kualifikasi dan kompetensi sumber daya manusia sebagai pengelolanya.
Ia menjelaskan seluruh pengelola Perpustakaan Desa dan Kelurahan telah menunjukkan kesiapan mereka dengan berkomitmen memenuhi standar kualitas perpustakaan.
“Akreditasi perpustakaan ini sangat penting, karena merupakan upaya untuk memastikan layanan perpustakaan sesuai dengan standar nasional” Ujarnya.
“Perpustakaan yang terakreditasi akan lebih dipercaya masyarakat. Hal ini dapat mendorong minat baca serta meningkatkan kehadiran perpustakaan sebagai ruang belajar sepanjang hayat bagi warga,” ujarnya.
Tiga Wilayah lokasi penilaian akreditasi perpustakaan adalah Kecamatan Ampana Kota, Kecamatan Ratolindo, dan Kecamatan Ampana Tete yang akan dilaksanakan 3 tim tim asesor. Tim Asesor Pertama menilai perpustakaan di Desa Sabolira Toba, Desa Patingko, Desa Sumoli, Desa Labuan, Desa Sansarino, serta Kelurahan Bailo. Tim Asesor Kedua melakukan penilaian di Kelurahan Uemalingku dan Kelurahan Dondo Barat. Sementara itu, Tim Asesor Ketiga menilai perpustakaan di Desa Sabo, Desa Bantuga, Desa Pusungi, dan Desa Kajulangko.
Ia mengharapkan keberadaan perpustakaan, tidak sekedar tempat membaca buku, melainkan menjadi pusat informasi, ruang diskusi, hingga tempat pelatihan keterampilan dasar.Tandasnya. (Sam Asiku) Sumber Diskominfo Tojo Una Una.