KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Aktifitas “Tadulako Sigalei” Ekspedisi  Lintas Gn. Katopas & Gn. Kondoruang “Tojo Una Una

900
×

Aktifitas “Tadulako Sigalei” Ekspedisi  Lintas Gn. Katopas & Gn. Kondoruang “Tojo Una Una

Sebarkan artikel ini

Ekspedisi pendakian Gunung penuh tantangan, bukan untuk menaklukan alam, namun pendaki bijak  berkata, bahwa pengalaman itu bukan pada puncaknya akan tetapi pada perjalanannya.

Tiada gunung terlalu tinggi buat didaki, tiada jurang terlalu dalam buat kami turuni, selain menikmati alam sebagai anugrah sang pencipta yang mengajarkan tentang nikmat dan ketenangan.

Betapa manusia akan menemukan jati diri dalam perenungannya, rindu akan selalu mengelitik hati, ingin kembali setelah meninggalkan jejak terakhir kawasan Gunung Katopas.  

Catatan : H. Sam Asiku

Gunung Katovas adalah gunung tertinggi di Sulawesi tengah sekitar  3000 meter dari permukaan laut, mengakar Dusun Linte desa Mire Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una Una Sulawesi Tengah, telah menarik berbagai organisasi pencinta alam untuk melakukan aktifitas disana.

Kali ini Serikat Petualang Alam Cinta Penorama “ Tadulako Sigalei” yang bermarkas di Jalan Garuda Kecamatan Palu Selatan Sulwesi Tengah, sedang menimati perjuangan mereka yang dijadwalkan dari Tanggal 7 hingga 22 April 2026 yang lalu.

Sumber yang diperoleh dari RAPI 10 Tojo Una Una yang telah memberi kontribusi bantuan komunikasi untuk serangkaian kegiatan Tadulako Sigalei di Gunung Katopas dan Kondoruang.

Wilayah Pegunugan Katopas, masih terisolir dari signal Ponsel, perangkat HP hanya digunakan untuk merekam jejak perjalanan. Komunikasi hanya mengandalkan perangkat komunikasi  2 Meter Band.

Ketua Rapi wilayah 10 Tojo Una Una Dr. Mahmud Lahai, S, M.Si Sprint Surat Tugas bernomor Surat Tugas  terregister 001.02.23.10.0426.

komposisi Tim Bankom, terdiri dari 10 personil, Ansyar M Goga, S.Sos  JZ23AVT, Rusli Awk Lawala JZ23BPH, Wahyu Prasetya JZ23BOE,  Sugiono H. Mukani, ST JZ23AIU,  Ahmad Kantja JZ23CND, Tauvik Mayah JZ23CLV, Andi Slamet Lananda JZ23BNZ, Abdul Karim Hunawa JZ23BNO, Voni Lihawa JZ23CRI  10. Rajab R, Lembah JZ23BOT.

Sejauh ini aktifitas pendakian diperoleh dari dari catatan operator Wahyu Prasetya Rapi JZ 23 BOE, dalam jurnal RAPi 10,  melaporkan secara rinci sebagai berikut,.

Rabu  pukul 21.41wita, Tim ekspedisi tiba di desa mire di kediaman pak kio , informasi dari operator radio tim mereka star mendaki besok pagi pada pukul 07.00wita.

Kamis pukul 07.11wita, Tim ekspedisi melaporkan mereka sudah dalam perjalanan lepas dari kampung menuju pos 1 katopas pukul 10.55wita ,  Tim ekspedisi tiba di pos 2 katopas, laporan tim aman terkendali. Hingga  pukul 17.35 wita  Tim ekspedisi tiba dn laporan di pos 3 katopas, tim bermalam dn perjalanan di lanjutkan besok pagi.

Pendakian Tim Ekspedisi pada JUMAT pukul 08.11wita : Tim beranjak dari pos 3 menuju pos selanjutnya, pukul 11.34wita Tim ekspedisi tiba di pos 4 katopas dan istirahat makan siang. Pada  pukul 17.00wita  Tim ekspedisi tiba di pos 6 katopas, tim istirahat bermalam dan lanjutkan perjalanan besok pagi.

Sabtu 11 april pukul 09.25wita, Tim ekspedisi dari pos 6 lanjut ke pos selanjutnya, Pukul 13.30 tim ekspedisi tiba di pos 7 gn. Katopas.

Pada  Pukul 16.17 Tim ekspedisi di jln antara pos 7 dan 8 istirahat membuat bivak dikarenakan hujan deras dan akan melanjutkan perjalanan besok pagi ke pos 8 katopas.

Minggu Kemarin 12 April pukul 12.49wita, Tim ekspedisi tiba di pos 8 katopas untuk istirahat makan siang , kondisi tim dlam keadaan sehat.

Sedang Senin 13 april pukul 09.20wita Tim bergerak dari pos 9 ke pos 10 , namun cuaca kurang bersahabat dn tim ekspedisi tetap melanjutkan perjalanan.

Dari beberapa sumber diperoleh sekilas gunung Katopas(±2.865 mdpl) adalah gunung tertinggi di Sulawesi Tengah yang terletak di Kabupaten Tojo Una-Una. Dikenal sebagai “jalur sunyi”, gunung ini menawarkan medan hutan hujan tropis yang menantang, habitat anoa, serta pemandangan menakjubkan dengan vegetasi lumut dan cantigi, sering didaki melalui Desa Mire.

Karakter medan Terjal, licin, dan panjang, melewati hutan lebat dengan vegetasi lumut, pandan, hingga pohon kering.Mnejadi menarik karena wilayah itu merupakan habitat satwa endemik anoa dan tanaman kantong semar.

Terdapat beberapa pos dengan pos 8 atau 9 dianggap sebagai tempat berkemah terbaik sebelum menuju puncak sejati, Waktu tempuh pendakian bisa memakan waktu berhari-hari

Pendaki disarankan menjaga sopan santun karena kearifan lokal setempat. Gunung ini sering dikaitkan dengan Gunung Kondor Ruang yang lokasinya berdekatan.

Gunung katopas merupakan jalur pegunungan (verbek) dengan memiliki puncak yang tertinggi di antara puncak-puncak di sekitarnya, berada di wilayah kabupaten Tojo Una-Una Sulawesi Tengah, dengan jarak sekitar 350 km dari Kota Palu.

Gunung Katopas di kelilingi oleh beberapa desa, sungai dan pegunungan yaitu utara berbatasan dengan desa Podi, selatan dengan desa Mire, timur dengan sungai Ulu Bongka dan bagian barat dengan.

Penduduk memiliki ketergantungan  pada hasil hutan, sehingga mereka sangat menghargai dan menjaga hutan, meletarikan  beberapa flora seperti Rotan, damar Pohon Gaharu dan poho janis lainnya, sedang fauna yang masih sering ditemukan, kijang, Babi, dan hewan andemik Anoa yang dilindungi.

Beberapa organisasi pencita alam telah melakukan pendakian meneteskan keringat hanya ingin menjejakan ipuncak kapopas yang sepih. Mereka  telah mengukir kisah-kisah indah dan berinteraksi dengan panorama tak bisa digambarkan dengan kata selain mendaki dan memanjat untuk menikmati anugerah terindah  itu. (Samas)