JURNALPOLRISULTENG.ID, PALU — Perjalanan Panjang jejak Karir kepempinan Gubernur Anwar Hafid, berakar menjalani takdirnya semenjak menjadi kepala desa, camat hingga lembaga legislatif, bahkan bupati dua priode hingga menjadi Gubenur Sulawesi Tengah, telah mengantarnya pada ide dan gagasan jitu yang dilatari pengalaman yang matang yang dijadikan batu asa mempertajam intuisi, dalam mencermati kebutuhan kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam meringankan beban finansial orang tua terkait biaya pendidikan.
Lain lubuk lain ikannya, dari beberapa gubernur yang memiliki program unggulan Anwar Hafid sebagai pucuk pimpinan dibumi Tadulako Sulawesi Tengah, tampil dengan program berani cerdas, mengalokasikan Anggarkan sebesar Rp 351 M untuk Pendidikan.
Beberapa petikan pendapat tentang berani cerdas, Program berani cerdas adalah gebrakan spektakuler yang menegaskan komitmennya untuk meringankan beban finansial orang tua dengan membebaskan biaya pendidikan tinggi bagi warga ber-KTP Sulteng.
Program “Berani Cerdas”. adalah Kebijakan ini dihadirkan sebagai instrumen strategis untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal secara masif, sekaligus memotong rantai kemiskinan melalui investasi jangka panjang.
Langkah berani ini sengaja diambil guna mengimbangi laju industrialisasi yang pesat di Sulawesi Tengah serta menghindari model pembangunan fisik yang sekadar bersifat mercusuar.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan program “Berani Cerdas”, sebuah gebrakan spektakuler dari Gubernur Anwar Hafid yang membebaskan biaya pendidikan tinggi bagi warga ber-KTP Sulteng. Tidak tanggung-tanggung, program ini menyasar kuliah gratis total mulai dari jenjang Diploma hingga pendidikan profesi Dokter Spesialis.
Program “Berani Cerdas” ini mencakup tiga skema bantuan utama:
Pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT): Fasilitas pembiayaan kuliah penuh dari jenjang Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3), hingga biaya pendidikan profesi dokter spesialis.
Sekolah Gratis Tingkat Menengah: Bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam gratis serta dukungan dana operasional bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB.
Target Satu Keluarga Satu Sarjana: Strategi terukur untuk memastikan minimal ada satu orang sarjana di setiap kartu keluarga di seluruh pelosok Sulawesi Tengah.
Untuk menjamin transparansi, pemerintah daerah membuka pendaftaran secara daring (online) melalui platform resmi bc.sultengprov.go.id. Masyarakat dapat mengakses beasiswa ini melalui empat jalur utama:
Jalur Afirmasi: Difokuskan bagi siswa atau mahasiswa di wilayah pelosok atau kelompok rentan.
Prestasi Akademik: Apresiasi bagi putra-putri daerah dengan capaian nilai rapor atau prestasi sains unggul.
Prestasi Non-Akademik: Wadah bagi anak muda berbakat di bidang olahraga, kesenian, dan kreativitas.
Bantuan Biaya Pendidikan: Bantuan finansial penuh khusus untuk mahasiswa dari keluarga prasejahtera.
Agar penyaluran tepat sasaran dan bebas dari tumpang tindih, program ini dikelola secara sinergis oleh lintas instansi. Kerja sama ini melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), hingga Biro Hukum.
Melalui integrasi data yang ketat, pemerintah optimistis program “Berani Cerdas” akan menjadi fondasi kokoh dalam mencetak generasi emas Sulawesi Tengah yang berdaya saing global dan siap membangun daerah.
Program menyasar Kuliah Gratis Total dari Diploma hingga Dokter Spesialis, melalui Skema bantuan fantastis ini meliputi: Pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT): Fasilitas pembiayaan kuliah penuh dari jenjang Diploma, Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3), hingga menanggung biaya pendidikan profesi dokter spesialis.
Sekolah Gratis Tingkat Menengah: Bantuan perlengkapan sekolah berupa seragam gratis serta dukungan dana operasional bagi seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB.
Semoga Target Satu Keluarga Satu Sarjana akan tercapai, sebagai Strategi terukur untuk memastikan minimal ada satu orang sarjana di setiap kartu keluarga di seluruh pelosok Sulawesi Tengah.(H. Sam Asiku)