JURNALPOLRISULTENG.ID – Sabtu malam 18 Nopember 2003 sekitar pukul 22,20 wita, terjadi kebakaran di Jalan Yos Sudarso pesisir pantai kelurahan Labia Bae Kecamatan Ampana Kota, mengakibatkan 1 satu rumah tinggal masyarakat milik Sarlin Badarudin (58) ludes hingga rata tanah, sementara bangunan café mangalami kerusakkan akibat jilatan api yang masih sempat dipadamkan saat itu.

Akibat amukan api tidak mengakibatkan korban jiwa hingga berita ditayangkan belum diketahui kerugian meteril, belum ditaksir pemiliknya, atau pihak kepolisian.
Keterangan beberapa sumber yang dihimpun media ini di Tempat Kejadian Perkara (TKP), seperti dituturkan AP (31) Minggu (19/11-2023) Kejadian kebakaran itu sekitar pukul 11.20 wita, ia melihat api dari kamar AM, karyawan Java Café.
AP Malam itu berada diruang tamu rumahnya “Saya waktu itu sedang menunggu teman dari Morowali” Terangnnya.
Ia melihat bias cahaya masuk dari kaca jendela, mengira mobil yang ditumpangi temannya dari Morowali.

Ketika ia membuka pintu rumah yang berpapasan dengan Java cafe , terkejut melihat api dari kamar karyawan Java caffe, waktu masih kecil. “Saya berteriak memanggil AM, nama penghuni Kamar dan minta pertolongan tetangga.”Ujarnya.
diketahuinya, Kamar tidur Am terbuat dari bahan kayu dan tripleks, dibangun lebih dekat dengan rumah ibu Sarlin Badarudin dalam sekejab dilalap api. “Saya panik dan spontan ia berteriak memanggil Am, namun tidak ada jawaban, sementara api sudah menjalar kerumah Ibu Sarlin saat itu. Ungkapnya.

Pemilik Ibu Mega owner Java Cafe dan Ibu Salin Badarudin
Unit Pemadam kebakaran yang tiba dilokasi kebakaran, tidak sempat menyelamatkan rumah Sarlin, kesaksian masyarakat “ Api itu cepat membakar kamar Am dan rumah Salin Badarudin. “
Berapa sumber di TKP juga, mengatakan bangun rumah dari kayu dan dekat dengan pantai, sehingga api menjalar dan kobarannya cukup besar, proses kebakaran tidak lama”
Keterangan Sarlin Badarudin, rumahnya saat itu kosong, dikontrakan, namun masa kontrak sudah selesai.

Java Cafe mengalami kerusakan namun masih sempat diselamatkan
Keterangan Mega, owner Java Cafe saat kejadian itu sudah pulang dirumahnya, menurutnya, kebiasannya selalu memeriksa dan membereskan café. “sebelum meninggalkan cafe, saya benahi ruangan cafe dan mencabut regulator Tabung Gas” Ujarnya.
Keterangan AM Karyawan Java Café menempati kamar kecil samping café, mengatakan saat itu tidak berada ditempat. “Saya sedang makan diluar” jelasnya.
Hingga berita ini dirilis, TKP sudah dipasang police line, ada anggota Polisi sektor Ampana Kota sedang berjaga.
Belum diperoleh pernyataan resmi terkait penyebab kebakaran itu, karena masih dalam penyelidikan polisi.
Namun demikian Kapolres Tojo Una-Una AKBP S. Sophian, SIK, MH menyampaikan keprihatinan terhadap korban kebakaran