JURNALPOLRISULTENG.ID, LUWUK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa titik sejak Juli hingga Agustus menjadi bahan evaluasi bagi Satuan Tugas Karhutla Kabupaten Banggai untuk semakin meningkatkan kesiapsiagaan.
Dalam apel gelar pasukan dalam rangka antisipasi karhutla, Selasa (11/8/2026), di halaman Mapolresta Banggai, Luwuk Selatan, Kepala Kepolisian Resor Kota Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto meminta satgas dan semua pihak terkait mengutamakan tindakan pencegahan dini.
“Konsentrasi pada upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapolresta Banggai saat memimpin apel gelar pasukan.
Hadir pada kesempatan itu, Asisten (III) Bidang Administrasi Umum yang juga menjabat Plt. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nur Djalal, Wakil Ketua II DPRD Banggai I Putu Gumi, serta sejumlah pejabat Forkopimda.
Kombes Pol. Hendri mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan bahwa penanganan karhutla dilakukan dengan memprioritaskan langkah pencegahan dan mitigasi dini dengan melibatkan aparat di tingkat bawah.
Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, kata Kapolresta, juga harus semakin digencarkan.
Sejak Juli hingga awal Agsutus, tim gabungan dari TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah menerjunkan personelnya untuk memadamkan api di sejumlah titik yang tersebar di Kecamatan Nuhon, Pagimana, dan Bualemo.
Terhadap peristiwa tersebut, Kapolresta meminta satgas untuk melakukan evaluasi dan bekerja secara bersama-sama.
“Walaupun sampai saat ini masih bisa kita tangani, masih bisa kita padamkan, tetapi ke depan saya minta kepada semua stakeholder, rekan-rekan instansi, maupun pihak-pihak yang ada irisannya dengan masalah ini, agar ini betul-betul kita laksanakan bersama,” ujarnya.
Kapolresta juga menekankan bahwa hambatan yang bersifat teknis birokratis dalam upaya pemadaman mesti dievaluasi kembali.
“Agar kejadian ini tidak terus terulang, maka kita harus berjaga dan waspada, atau setidaknya meminimalisir luasan dan dampaknya,” pungkasnya. (**)