JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Bantuan sebagai bentuk kepedulian tidak selalu diukur dengan kuantitas, namun bagaimanan atensi dilakukan melalui upaya dan perhatian yang dicurahkan.
Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu,SH menyerahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bagi penyandang disabilitas, lansia dan kelompok rentan di Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat 7 Nopember 2025.

Penyaluran bantuan ini merujuk pada surat Kementerian Sosial RI Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra Nipotowe Palu. Adalah atensi melalui program pemerintah terhadap kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu, agar dapat hidup lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
Diah Rini Lesmawati PIC Kementerian Sosial RI sekaligus Kepala Sentra Nipotowe Palu dalam laporannya, menjelasakan, bahwa bantuan tersebut disalurkan kepada 121 penerima manfaat yang terbagi ke dalam tiga klaster, yakni klaster disabilitas sebanyak 40 orang, klaster lansia 30 orang, dan klaster kelompok rentan 51 orang.
“Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp147.287.760, dan masih akan ada tambahan bantuan kewirausahaan yang saat ini sedang dalam proses untuk segera disalurkan,” jelas Diah Rini.
Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu melalui sambutannya memberi apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Tojo Una Una.
Ilham menegaskan komitemn Pemerintah Daerah, akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat pelayanan sosial yang berkeadilan.
Menurut politisi Golkar itu merespon bahwa, bantuan bukan sekedar bentuk kepedulian, tetapi langkah nyata pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat Tojo Una-Una mendapatkan kesempatan yang sama dalam meningkatkan kualitas hidupnya.
Menurutnya bantuan ini bagian kecil dari upaya bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. “InsyaAllah, ke depan kami akan terus berusaha meringankan beban masyarakat, meskipun sedikit demi sedikit,” Tandasnya. (Sam Asiku)