Berita

BANLES  DPC PARTAI GARINDRA DIRAMAIKAN SEJUMLAH POLITISI MENDAFTARKAN DIRI

1025
×

BANLES  DPC PARTAI GARINDRA DIRAMAIKAN SEJUMLAH POLITISI MENDAFTARKAN DIRI

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Diujung petang, jawaban yang diterima dari ketua Badan Seleksi (BANLES)  DPC Partai Garindra Tojo Una-Una Moh. Said Badjeber, ST  melalui saluran ponselnya, sejumlah politisi datang mendaftarkan diri dan pengambilan formulir pejaringan Bakal Calon (Balon) Bupati maupun Wakil Bupati pada pilkada Tojo Una-Una tahun 2024.

Pendaftar perdana adalah Ir. H. Rendy M. Affandy Lamadjijo, MBA politisi senior partai PDI-P tanpa diwakili.

Pendaftaran kedua adalah H. Ismail Labatjo, Ketua Fraksi Persatuan Indonesia Raya sekaligus sebagai ketua badan kehormatan DPRD Tojo Una-Una, Tanpa diwakili.

Pendaftar ketiga Dr. Hj. Sovianur Kure, SE, M.Si birokrawati yang berani melepas jabatan puncak selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una.diwakili Putranya

Hj Oya demikian disapa, telah memfokuskan niatnya untuk bertarung pada pilkada Tojo Una-Una.

Dari beberapa informasi dukungan Partai NasDem memberi peluang untuk maju dimana  srikandi Tojo Una-Una itu telah menarik simpatik dan menjadi simpul pemenangannya nanti.

Upaya yang terus dilakukan dalam diamnya, adalah mendaftarkan diri sebagai balon di Partai PDI Perjuangan dan hari ini diwakili putranya mendaftar di Bansel Partai Garindra.

Tentu perjuangan ini tidaklah muda bagi Hj Oya yang dilatari profesi ASN, jauh dari hinggar bingar politik. Namun pilihan bertarung pada pilkada adalah sebuah keputusan yang sudah dihitung dengan matang.

Pendaftar keempat adalah Drs. Akfar Patanga, MH pensiunan  ASN pad eselon II pemda Tojo Una-Una, kehadirin di Bansel tanpa diwakili.

Pendaftaran ke lima adalah Imam Kurniawan Lahay,SE Polisiti Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  dari kalangan milenial, mantan anggota DPRD Sulteng yang diusung Partai NasDem, yang terpilih kembali dengan suara yang cukup signifikan pada Pileg 2024 dari barisan caleg PPP utuk DPRD Sulteng.

Kelima calon kandidat, adalah putra-putri  Sulteng yang memiliki kecerdasan dan segmen pendukung yang patut diwaspadai pada penyelanggaraan Pilkada Tojo Una-Una yang digelar 27 November 2024.

H. Rendy Lamadjido politisi senior selama 18 tahun menduduki kursi DPR-Ri yang sudah memberi kontribusi dalam pengalokasian dana lewat anggaran APBN memperkuat APBD Kabupaten Tojo Una-Una.

Debut uji kekuatannya diperlihatkan pada pilkada sebelumnya, dan nyaris memenangkan pertarungan dengan perbendaan perolehan suara terpaut ratusan suara saja.

Sementara H. Ismail Labatjo adalah Tokoh masyarakat Tojo Una-Una sebagai pengusaha, yang ingin mengecap dunia Politik,  yang pada akhirnya ditakdirkan menjadi anggota DPRD Tojo Una-Una.

Jauh sebelumnya, Ismail Labatjo telah mengambil keputusan, menyatakan tidak akan bertarung lagi pada pemilihan legislatif 2024.”cukup saya merasakan puncak impian menjadi anggota dewan, kesempatan itu perlu diberikan pada kader Garindra yang lainnya.” Ucapnya.

Namun ketika perintah ketua DPP Partai Garindra agar jajaran pimpinan Partai Garindra harus maju pada pada pilkada serentak 2024.

Apakah titah sang ketua DPP akan mengubah pendiriannya?

Pendaftaran dirinya sebagai bakal calon kandidat bupati maupun wakil bupati adalah jawaban, memastikan sikap loyalnya pada pimpinan.” Saya akan maju pada pilkada ini” Tegasnya.

Namun politisi Partai Garindra itu belum mengungkap posisi pertarungannya,  apakah sebagai calon bupati atau wakil bupati.

Tekad H.Ismail Labatjo mengundang komentar kader partai Garindra Husen Abubakar, SE  anggota legislatif Tojo Una-Una aktif  2 priode.

Sebagai keder partai ia memberi dukungan sepenuhnya, bahkan mengajak seluruh kader  dan simpatisan Partai Garindra untuk memberi dukungan penuh menyikapi  rencana Ketuanya akan bertarung pada kompetisi pilkada 2024.

“Kami selaku kader sangat mendukung,  seluruh unsur partai, pengerak  roda partai akan bekerja maksimal untuk memenangkan H. Ismail Labatjo. “Saya yakin dukungan itu akan masif dengan melihat interaksi kehidupan pak Haji yang cukup dikenal dikalangan masyarakat” Ujarnya.

Sosok Akfar Patangan adalah pigur yang menghabiskan hampir separuh usia dalam pengabdian sebagai ASN.

Adik mantan bupati Poso H. Arif Patanga cukup menjadi perhitungan dengan kemandirian dan terobosannya yang nyaris tak terdeksi lawan politiknya.

Sementara Bony sapaan kesayangan rekan milenialnya, dalam usianya terbilang muda sudah memperlihatkan langkah politik yang spektakuler, mengungikuti jejak ayahandanya Mohammad Lahay yang saat ini masih menjabat bupati Tojo Una-Una.

Kekuatan daya dukung Bony telah dibuktikannya saat meraih salah satu kursi DPRD Sulteng, meskipun  sebelumnya banyak yang meragukan kemampuannya. Namun garis tangannya telah menentukan perjalanannya kepentas politik yang diidamkan.

Bony dengan dukungan 4 kursi PPP DPRD Tojo Una-Una, masih membutuhkan partai koaliasi,  tekadnya maju pada pilkada, sudah melalui kalkulasi dan rancangan yang bakal memuluskan niatnya meraih predikat calon bupati Tojo Una-Una melanjutkan kepempinan ayahandanya.

Pendaftaran Bony hari pada Bansel Partai Garindra Tojo Una-Una apakah sebagai pertanda pertarungan sengit yang akan dilakukannya.

Tekad Bony pula menyisahkan pertanyaan panjang, siapa bakal mendampingi Bonny sebagai wakil Bupati, yang ditaksir sebagai tambahan pundi  point pemenangannya, cukup menarik perhatian lawan politiknya.

Pilkada serentak tahun 2024, masih membutuhkan waktu puluhan hari sebelum memasuki tahapan pendaftaran KPU Tojo Una-Una, siapa saja pasangan kandidat bupati  dan wakil bupati nanti yang patut disambut riang gembira oleh seluruh masyarakat Tojo Una-Una dalam kemeriahan pesta demokrasi adalah pesta rakyat.(Sam Asiku)