JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA-UNA, Peristiwa meningglanya Ojol Affan Kurniawan yang dilindas mobil Barakuda Brimob, saat terjadi aksi ujuk rasa besar-besaran di Ibu Kota telah menguncang tanah air.
Dimana-mana terjadi reaksi bahkan media sosial mengungkap, kepulan asap terlihat dibeberapa kota besar ditanah air.
Tak luput sikap Mahasiswa di Kabupaten Tojo Una Una, malam ini mengelar aksi Aksi Solideritas 1000 Lilin sebagai bentuk belasungkawa atas meningganya almarhum Affan Kurniawan.
Aksi itu mendapat pengawalan dan pengamanan dari aparat TNI-Polri yang berlangsung dihalaman Mapolres Tojo Una Una. Sabtu Malam 30 Agustus 2025 dari pukul 20.00 hingga 22.00 Wita.

Kegiatan aksi malam ini tak hanya mengelar doa kepada almarhum Affan Setiawan, namun beberapa mahasiswa melakukan orasi menyikapi kebijakan pemerintah dan kesulitan yang menjadi beban berat masyarakat yang ada.
Keterangan diperoleh dari Korlap dari PMI Tojo Una Una Erwin, gelar aksi malam ini terdiri beberapa organisasi Kemahasiswaan yang berkekuatan seratusan Mahasiswa.
“Aksi hari ini tidak sampai di sini tetapi akan berlanjut besok hari Minggu untuk melakukan konsolidasi akbar dengan beberapa OKP, sasaran yang akan didatangi adalah Kantor Bupati sama DPRD. Ungkapnya.

Sementara keterangan yang diperoleh dari Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tojo Una Una Zulhan S.Marzuki mengatakan gelar malam ini berawal dari inisiatif pengurus DPMI.
Ia menyatakan, menyikapi kondisi dan situasi saat ini adanya informasi ini beredar, seluruh cabang yang ada di kabupaten Kota yang tersebar di seluruh Indonesia lebih dari 300 kabupaten yang ada PMIInya. “Kami diperintahkan untuk buat aksi dengan tuntutan yang jelas”Ungkap Zulhan.
Namun menurutnya pergerakan yang diprioritaskan sehubungan dengan meninggalnya almarhum Affan Setiawan.
Ia menjelaskan pada tanggal 28 Agustus Affan Setiawan ditindas mobil barakuda yang diisi oleh 7 anggota Brimob, aksi Solideritas 1000 Lilin malam ini adalah bentuk belasungkawa atas meningganya Affan Kurniawan” Ucapnya.
Lebih jauh ia mengungkap bahwa peristiwa itu menjadi titik awal bagi aliansi Mahasiswa melakukan konsolidasi secara bersama di Kabupaten Tojo Una- Una.
“harapan kami dengan adanya kegiatan ini timbulnya semangat dari mahasiswa dan elemen masyarakat teman-teman dari ojol dan seluruh pihak-pihak yang tergabung.
Ia menegaskan, suara kami hari ini tidak hanya sampai di sini saja, akan tetapi ada gerakan-gerakan yang akan dilanjutkan setelah kegiatan malam ini” Tegasnya.
Lebih jauh ia mengatakan, besok hari minggu 31 Agustus 2025 akan dilakukan konsolidasi final dan korlapnya dari OKP.
Terhadap rencana aksi besar itu akan digelar Senin 1 September 2025, Zulhan tidak membeberkan isu yang akan diusung.
Namun demikian ia menegaskan pada final konsolidasi besok, Rundown kegiatan akan dikonsolidasikan, termasuk titik kumpul dari jam barapa aksi akan dimulai”Tutupnya.

Wakapolres Kompol Mulyadi usai aksi itu dimintai keterangannya, mengatakan bahwa Polres menyambut baik kedatangan masa aksi. “pada intinya kami mendoakan agar semua berjalan baik dan damai.” Ujarnya.
Pihak Polres telah memfasilitasi dan memberi pengamanan tempat aksi pemasangan 1000 lilin.
Ia menyatakan harapannya terhadap aksi damai yang digelar Aliansi Mahasiswa akan memberikan makna setelah berjalan baik aman dan lancar. Tutup Wakapolres. (Sam Asiku)