Pemda Morowali Utara

Bertepatan HUT RI ke-81, Bupati Delis Lepas Putra-putri Terbaik Morut Untuk Kuliah di China dan Serahkan Sejumlah Piagam Penghargaan

16
×

Bertepatan HUT RI ke-81, Bupati Delis Lepas Putra-putri Terbaik Morut Untuk Kuliah di China dan Serahkan Sejumlah Piagam Penghargaan

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, KOLONODALE – Sebanyak delapan putra-putri terbaik Kabupaten Morowali Utara dilepas secara resmi oleh Bupati Morut Delis Julkarson Hehi untuk lanjut kuliah di China.

Pelepasan itu berlangsung sesuai upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di pelataran Kantor Bupati Morut, Senin (17/8/2026).

Selain pelepasan mahasiswa untuk belajar di China, pada kesempatan itu Bupati Morut juga menyerahkan berbagai penghargaan atas prestasi dan pencapaian serta bantuan lainnya.

Semua rangkaian kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Morut Hj Warda Dg Mamala, Kapolres Morut AKBP Junaidy Anthonius Weken, anggota DPD RI dapil Sulteng sekaligus Ketua TP PKK Morut Febriyanthy Hongkiriwang, S Si, Apt, Sekda Morut Ir Musda Guntur, MM, unsur Forkopimda serta sejumlah undangan lainnya.

Delapan mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Changzhou Institute of Industry Technology, Jiangsu, China, mendapat beasiswa penuh atas kerjasama Pemda Morut dengan Cindo Business Center serta BKPM/Kementerian Investasi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Morut berpesan kepada delapan mahasiswa tersebut untuk memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan sebaik-baiknya.

Ia juga berharap agar selama menempuh pendidikan di negeri orang tersebut tetap menjaga nama baik Morut dan nama baik negara.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Morowali Utara, kami melepas secara resmi keberangkatan putra-putri terbaik Morut. Jangan pernah mundur sebelum berhasil,” pesan bupati.

Program studi ke China tersebut merupakan angkatan keempat yang diikuti mahasiswa asal Morowali Utara. Para peserta mendapatkan dukungan pembiayaan secara penuh, baik uang kuliah, asrama hingga uang saku.

Tahun ini dari kuota sepuluh peserta yang tersedia, hanya delapan orang yang lolos seleksi. Mereka dijadwalkan berangkat ke China pada September 2026 dengan fokus pendidikan pada bidang teknologi kendaraan listrik.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Morut juga menyerahkan beberapa piagam penghargaan atas prestasi yang diraih serta bantuan sosial lainnya, yakni:

1. Penyerahan santunan pekerja rentan dari BPJS Ketenagakerjaan berupa santunan kematian total sebanyak 60 klaim sebesar Rp 2.458.000.000 (periode Januari-Agustus 2026). Diserahkan Kepala BPJS kepada Bupati Morut.

2. Penyerahan ambulance untuk Puskesmas Molino, Kecamatan Petasia Timur. Fasilitas itu diberikan atas prestasi menekan angka stunting hingga menjadi yang terendah di Morowali Utara.

3. Bantuan sebesar Rp 62 juta untuk korban bencana alam (gempa) di Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Dana ini dikumpulkan dari ASN.

Perungkat

4. Penghargaan atas inovasi se Kabupaten Morowali Utara yang dibagi tiga kategori yakni tingkat perangkat daerah, kecamatan dan Puskesmas.

Skor tertinggi inovasi tingkat perangkat daerah, peringkat pertanahan diraih RSUD Kolonodale, peringkat kedua Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, peringkat ketiga Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Tingkat kecamatan, peringkat pertama Kecamatan Mori Atas, kedua Petasia Barat, dan ketiga Lembo.

Selanjutnya, tingkat Puskesmas, peringkat pertama Puskesmas Lembo, kedua Puskesmas Tomata dan ketiga Puskesmas Kolonodale. (Ale/Ryo)

 

*Apk