JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai terus memperkuat kualitas kawasan permukiman serta bangunan publik di wilayahnya.
Sepanjang Tahun Anggaran 2025, Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) mencatat berbagai capaian signifikan melalui pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan, dan rehabilitasi infrastruktur yang menunjang pelayanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang PBIP Dinas PUPR Banggai, I Putu Jati Arsana, dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Dinas PUPR Banggai, Rabu (07/01/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh program yang dilaksanakan diarahkan untuk menghadirkan lingkungan permukiman yang aman, nyaman, serta layak fungsi.
Pada sektor bangunan gedung, Bidang PBIP melaksanakan sebanyak 41 paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp73,17 miliar. Target kegiatan tersebut meliputi pembangunan 23 gedung, pemeliharaan 3 gedung, serta rehabilitasi 15 gedung negara.
Hingga akhir tahun, sebanyak 21 paket pekerjaan telah diserahterimakan atau PHO dengan nilai kontrak Rp16,82 miliar. Capaian tersebut mencakup pembangunan 10 gedung, pemeliharaan 3 gedung, serta rehabilitasi 8 gedung.
Sementara itu, 20 paket pekerjaan lainnya masih diberikan kesempatan penyelesaian dengan nilai kontrak Rp56,34 miliar, yang terdiri dari target pembangunan 13 gedung dan rehabilitasi 7 gedung.
Selain pembangunan gedung, peningkatan kualitas akses kawasan permukiman juga dilakukan melalui program pembangunan jalan lingkungan. Tercatat sebanyak 115 paket pekerjaan dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp23,63 miliar dan target panjang jalan 28.598,74 meter.
Dari jumlah tersebut, 105 paket pekerjaan telah rampung dan dilakukan PHO dengan panjang jalan terbangun mencapai 26.227,39 meter. Adapun 10 paket pekerjaan lainnya masih dalam tahap penyelesaian, dengan nilai kontrak Rp2,46 miliar dan panjang jalan rencana 2.371,35 meter.
Di sisi lain, penataan kawasan turut diperkuat melalui kegiatan penataan halaman dan lingkungan. Bidang PBIP melaksanakan 14 paket pekerjaan dengan nilai kontrak Rp17,64 miliar, dengan target seluruh lokasi dapat terbangun.
Hingga saat ini, 9 paket pekerjaan telah diserahterimakan dengan capaian terbangun di 9 lokasi, sementara 5 paket pekerjaan lainnya masih diberikan kesempatan penyelesaian dengan nilai kontrak Rp10,67 miliar.
I Putu Jati Arsana menambahkan, secara keseluruhan capaian Bidang PBIP mencakup pembangunan dan rehabilitasi bangunan gedung negara, peningkatan kualitas kawasan permukiman, serta penataan lingkungan yang mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan fungsi.
“Capaian ini sejalan dengan indikator kinerja utama, yakni terwujudnya bangunan negara yang berfungsi dengan baik serta lingkungan permukiman yang sehat, tertata, dan mendukung aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (**)