SULAWESI TENGAH

Bingkisan Istimewa Gubernur Buat Rakyat Pada Peringatan Hut Sulteng ke-61 

719
×

Bingkisan Istimewa Gubernur Buat Rakyat Pada Peringatan Hut Sulteng ke-61 

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – PALU, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memimpin Upara Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah ke 61 Tahun 2025,  yang mengangkat tema “Dirgahayu Provinsi Sulawesi Tengah Ke-61”, Semoga Semakin Sejahtera, Aman Dan Berkelanjutan”, Minggu 13 April 2025.

Upacara peringatan itu dihadiri, Wakil Ketua MPR Republik Indonesia Abcandra Muhammad Akbar, Menteri Hukum  Supratman, S.H, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, S.S., M.Si, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) H. Abdul kadir karding, S.Pi., M.Si), Menteri Hukum Republik Indonesia DR. Supratman Andi Agtas, SH., MH), Wakil Menteri Investasi Republik Indonesia Todo Tua Pasaribu), sejumlah  Anggota DPR RI dan  anggota DPD RI, sejumlah pejabat Pemda Daerah Provinsi Sulawesi Tengah serta kepala daerah se Sulawesi Tengah.

Pidato Gubernur pada peringatan itu mengetengahkan,   bahwa upacara yang digelar sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, atas dinamika perjalanan pembangunan, sekaligus untuk menghayati dan membuka kembali lembaran sejarah 61 tahun provinsi Sulawesi Tengah. Dimana terpampang beragam keberhasilan sekaligus tantangan dan persoalan yang harus menjadi catatan dan perhatian seluruh komponen pelaku pembangunan daerah ini.

Gubernur mengajak seluruh masyarakat menumbuhkan kembali rasa cinta kepada daerah. “Kalau kita cinta, pasti kita rela berkorban. Dan karena cintalah kami hadir dengan program nyata yang bisa langsung dirasakan rakyat,” ujarnya di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi upacara.

Anwar Hafid menyampaikan pula, sebagai bentuk cinta dan tanggung jawab terhadap masa depan generasi muda, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan program Berani Cerdas. Melalui program ini, Anwar dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan SLB sederajat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Tak hanya itu, siswa-siswi SMK juga tidak perlu lagi membayar biaya ujian kompetensi dan praktik kerja industri (Prakerin) yang selama ini menjadi beban berat bagi orang tua. Pemerintah juga mengucurkan BOS Daerah untuk membantu operasional sekolah. “Kami tidak ingin ada lagi anak-anak yang putus sekolah hanya karena tidak mampu bayar. Pendidikan adalah hak, bukan pilihan,” tegas Anwar.

Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius Pemprov Sulteng, melalui program Berani Sehat, Anwar Hafid memastikan seluruh warga Sulawesi Tengah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

“Hari ini, saya nyatakan Sulawesi Tengah sebagai Provinsi UHC Prioritas. Artinya, siapa pun warga Sulteng yang sakit, cukup datang ke rumah sakit atau puskesmas, BPJS-nya langsung aktif saat itu juga. Pemerintah yang menanggung,” jelas Anwar, yang disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Data BPJS mencatat lebih dari 1.300 warga Sulteng setiap bulan terkendala mendapat layanan kesehatan karena tidak memiliki atau menunggak BPJS. Dengan program Berani Sehat, Gubernur memastikan tidak ada lagi rakyat yang menderita karena kesulitan akses layanan medis.

Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una Una Menerima Piagam Penghargaan pada  Peringatan HUT Sulteng ke 61

Sebagai pelengkap, Anwar juga mengumumkan amnesti pajak daerah bagi masyarakat yang menunggak, khusus untuk periode 12 April hingga 12 Mei. “Ini bentuk keringanan sekaligus hadiah ulang tahun dari pemerintah. Tapi ingat, ini hanya satu kali. Setelah itu, jangan ada lagi tunggakan,” tegasnya.

Gubernur Anwar Hafid menutup pidatonya dengan pesan kuat, “Sulawesi Tengah telah memberi kita hidup, udara, pekerjaan, dan keluarga. Kini saatnya kita membalas dengan kerja nyata. Mari buktikan cinta kita lewat aksi, bukan hanya ucapan,” ucap Gubernur. (Sam Asiku)

Sumber Rilis : Tim Media AH – Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng