Pemda Banggai

Bupati Banggai Hadiri Rakor Rekonsiliasi Data Realisasi Lifting Migas Triwulan I Tahun 2026 di Bandung

389
×

Bupati Banggai Hadiri Rakor Rekonsiliasi Data Realisasi Lifting Migas Triwulan I Tahun 2026 di Bandung

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, BANDUNG – Bupati Banggai, Amirudin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Rekonsiliasi Data Realisasi Lifting Minyak dan Gas Bumi (Migas) Triwulan I Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (5/6/2026) di Hotel Aston Pasteur, Bandung, Jawa Barat.

Rakor yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut dihadiri oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota daerah penghasil migas.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akurasi data volume minyak dan gas yang terjual (transfer titik penyerahan) antara Pemerintah, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Rekonsiliasi data tersebut dinilai penting bagi Kabupaten Banggai sebagai daerah penghasil migas karena berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang diterima daerah penghasil. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong optimalisasi penerimaan negara.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Amirudin hadir bersama Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Tengah Andi Irman, serta Kepala Sub Bidang Penilaian dan Penetapan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Banggai, Moh. Randhy.

Pada tahun 2026, pemerintah pusat menargetkan lifting minyak nasional sebesar 610 ribu barel per hari. Target tersebut tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam Rapat Kerja Komisi XII pada Rabu (3/6/2026), menyampaikan bahwa realisasi lifting minyak hingga akhir Mei 2026 telah mencapai 576,2 ribu barel per hari atau sudah mendekati proyeksi outlook sepanjang tahun.

Sementara itu, produksi gas telah mencapai 6.550 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Adapun outlook produksi gas hingga akhir tahun ditetapkan sebesar 6.787 MMSCFD. (**)