Pemda Banggai

Bupati Banggai Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke-33, Ajak Perkuat Pilar Keluarga Hadapi Bonus Demografi

381
×

Bupati Banggai Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke-33, Ajak Perkuat Pilar Keluarga Hadapi Bonus Demografi

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, LUWUK – Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P. Bertindak Selaku Pembina Upacara pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33. Upacara tersebut dilaksanakan di pelataran halaman Kantor Dinas P2KBP3A Kabupaten Banggai, Jalan MT Haryono, Kelurahan Luwuk. Senin, (29/06/2026)

Dalam momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P. mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat pilar keluarga dalam menghadapi bonus demografi.

Dalam amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI yang dibacakannya, Bupati Banggai menyampaikan bahwa ketangguhan keluarga berkorelasi langsung dengan masa depan Indonesia. Saat ini, Indonesia berada pada jendela peluang historis berupa bonus demografi yang berpotensi mendorong negara menjadi kekuatan ekonomi dunia. Namun, peluang tersebut dapat berubah menjadi bencana demografis berupa ledakan pengangguran dan runtuhnya stabilitas sosial apabila peningkatan jumlah usia produktif tidak disertai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa transformasi kualitas sumber daya manusia tidak boleh ditunda dan tidak dimulai semata dari bangku sekolah maupun dunia kerja, melainkan dari rahim ibu dan pengasuhan keluarga. Untuk mengkapitalisasi bonus demografi, perlu diperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental.

Olehnya itu, ia menyampaikan bahwa kelalaian dalam pengasuhan serta ketidakhadiran figur orang tua berdampak langsung terhadap meluasnya berbagai patologi sosial saat ini. Tawuran antarpelajar, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba menjadi sinyal darurat bahwa fungsi keluarga sedang mengalami malafungsi.

Lebih lanjut, Bupati Banggai mengimbau seluruh orang tua agar menangkal berbagai ancaman tersebut dari dalam rumah masing-masing. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menunggu hingga anak-anak menjadi korban maupun pelaku. Menurutnya, benteng pertahanan terbaik adalah ketahanan keluarga. Rumah tangga harus menjadi tempat yang paling aman dan paling dirindukan oleh setiap anggota keluarga.

Menutup amanatnya, Bupati Banggai mengajak seluruh masyarakat untuk memperbarui paradigma bahwa keluarga bukan sekadar unit terkecil dalam masyarakat, melainkan hulu dari seluruh kebijakan publik dan penentu arah pembangunan nasional.

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) diharapkan menjadi momentum penguatan peran keluarga dalam pembangunan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola asuh dan gizi, serta mendorong sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) diharapkan dapat menjadi momentum penguatan peran keluarga dalam pembangunan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola asuh dan gizi, serta mendorong sinergi lintas sektor untuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutup Bupati Banggai Amirudin. (**)