JURNALPOLRISULTENG.ID, KOLONODALE – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Morowali Utara di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Selasa (21/7/2026). 
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat pelaksanaan reforma agraria yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi mengangkat tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Morowali Utara”, yang diikuti unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, Kantor Pertanahan, serta anggota Gugus Tugas Reforma Agraria.
Dalam sambutannya, Bupati Delis menegaskan bahwa reforma agraria merupakan amanah negara yang tidak dapat dijalankan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. 
Menurutnya, penataan aset harus diikuti dengan pendampingan pemanfaatan lahan agar tanah yang dimiliki masyarakat mampu memberikan nilai ekonomi dan meningkatkan taraf hidup.
“Reforma agraria bukan sekadar membagikan atau menata aset tanah. Yang lebih penting adalah memastikan tanah tersebut produktif, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi, hak-hak masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan,” kata Delis.
Ia juga mengajak seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang diskusi untuk mengidentifikasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan pertanahan di Morowali Utara.
Menurut Delis, berbagai kendala yang dihadapi di lapangan perlu diantisipasi melalui langkah-langkah kolaboratif sehingga pelaksanaan reforma agraria tidak hanya menyelesaikan persoalan administrasi pertanahan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Morowali Utara yang diwakili Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara atas komitmen yang terus ditunjukkan dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria.
Ia menilai reforma agraria memiliki posisi strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan agraria di daerah.
Namun, keberhasilannya tidak dapat dicapai oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat.
“Keberhasilan reforma agraria bergantung pada sinergi dan kolaborasi semua pihak. Karena itu, berbagai masukan dari peserta rapat diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat pelaksanaan program reforma agraria di Kabupaten Morowali Utara,” ujarnya.
Usai pembukaan, rapat dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi, serta penyampaian berbagai masukan dari peserta sebagai upaya memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di Kabupaten Morowali Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara Ir. Musda Guntur, M.M., Kapolres Morowali Utara yang diwakili Wakapolres Kompol Charles B. N. Karimar, S.I.K., S.H., M.H., Dandim 1311/Morowali yang diwakili Kapten Inf. Amrul, Kepala Kejaksaan Negeri Morowali Utara yang diwakili Kasi Datun Arin, S.H., sejumlah kepala perangkat daerah, serta anggota Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Morowali Utara.(Ryo)
*Apk