JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Bupati Tojo Una Una Ilham Lawidu, SH bersama Wakil Bupati Hj. Surya, S. Sos, M.Si mendapat sambutan hangat, saat membuka perayaan Hari Raya ketupat di Desa Sumoli dan Jalan Delima Kelurahan Dondo Barat, kecamatan Ratolindo. Rabu Malam, 09 April 2025.

Kedua pimpinan daerah itu disertai Wakapolres Kompol Mulyadi, Dandim Poso 1307 Letkol Arm. Edi Yulian Budiago, Kajari Tojo Una Una Philipus Siahaan, SH, MH, PJ Sekda Alfian Matajeng, S.Pd, MAP dan sejumlah pimpinan OPD pemda Tojo Una Una.
Selain pengalungan bunga, penyambutan dijalan Delima, Bupati dan wakil bupati berama rombongan disambut dengan atraksi silat kontau dan tarian kreasi Kayori Modern.”Tarian Ucapan selamat datang”
Terpantau perayaan Ketupat di desa Sumoli yang dipadati masyarakat, tidak saja dihadiri umat Islam namun ada beberapa dari umat kristiani.

Inti sambutan Bupati di dua tempat itu, mengawali dengan ucapan berterima kasih atas antusias masyarakat, dirangkai dengan ucapan Minal Aidin Walfaizin, masih dalam momentum hari raya Idul Fitri 1446 H, ”Lewat kesempatan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila dalam tugas kami sebagai pemerintah baik keseharian kami ada hal-hal yang kurang berkenan” Ucap bupati.
Bupati menanggapi positif Perayaan hari raya ketupat yang mengundang antusias masyarakat “Ini bagus, karena kita memberi makan orang banyak, semoga akan mendatangkan pahala berlipat” Respon Bupati
Dikatakannya, hikmah lain terkandung didalamnya, adalah memperkokoh hubungan antar masyarakat, serta menumbuh kembangkan harmonisasi antara pemerintah daerah dengan masyarakatnya.
Olehnya ucap bupati, perayaan hari raya ketupat patut dipertahankan dan dilestarikan sebagai tradisi, yang menjadi kekayaan budaya didaerah ini.
“Meskipun perayaan ini tidak dilakukan di negara manapun selain di Indonesia.”Ujar Bupati.
Dipenghujung sambutannya, juga memaknai perayaan Hari Raya ketupat adalah bagian dari rangkaian yang menyempurnakan ibadah bulan Suci Ramadan, dalam konteks saling memaafkan.“Maaf memaafkan, adalah kebaikan yang dapat menghapus dosa, atas ridho Allah SWT. ” Tandas bupati. (Sam Asiku)