JURNAL POLRI SULTENG.ID – TOUNA, Hidup dan kematian adalah rahasia sang pencipta, sebuah kenyataan didepan mata adalah contoh, kamis 16 Nopember 2023 sekitar 00, 36 wita, setelah menutup kegiatan Karang Taruna Cup Desa Tongkabo kecamatan Togean, bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, SE, MM dan rombongannya dalam perjalanan pulang menuju Kayome untuk istirahat disana.

Kondisi Malam itu gelap, Speedboat yang ditumpangi bupati dan rombongan, perlahan bertolak dari dermaga Tongkabo, namun sekitar 10 sampai 15 mill, tak jauh dari depan speed, terlihat ada beberapa orang sedang berusaha menyelamatkan diri, akibat perahu mereka terbalik.
Saat itu Bupati memerintah motoris untuk mendekat, ketempat kejadian.
Dimalam yang dingin dan gelap bupati dan rombongan segera melakukan tindakan penyelamatan, mengevakuasi 6 korban, keatas speed, tindakan itu tepat waktu sehingga tidak terjadi korban meninggal.
Sumber yang diperoleh media ini dari, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sigit Labolong, S.TTP,MAP yang menyertai bupati dalam perjalan malam itu , menuturkan sekitar 10 sampai 15 mill dari pelabuhan desa Tongkabo, rombongan bupati menemukan kejadian itu.
Ia mengungkap, malam itu sekitar pukul 20.00 Wita angin timur bertiup cukup kencang, diduga mematahkan sema-sema sebelah perahu yang berukuran kecil itu. “Kemungkinan mereka tidak memeriksa kondisi perahu saat bertolak menuju kedesa Lembanato.” Jelas Sigit.
Sigit merinci 6 orang warga yang mengalami musibah, 1 orang wanita dewasa dan anak lelakinya berusia 18 tahun, 3 gadis remaja serta 1 anak yang berusia 4 tahun.
Malam itu pula Bupati dan rombongan menunda perjalanan ke Kayomi, memilih mengantar warga yang mengalami kecelakaan itu ke desa Lembanato. (ditulis Sam Asiku)