PEMDA TOJO UNA-UNA

Bupati Tojo Una Una: Pemda Berperan Penting Mengimplementasikan Program Perhutanan Sosial Meski Penetapan Izin Dibawah Kewenangan PemPus

781
×

Bupati Tojo Una Una: Pemda Berperan Penting Mengimplementasikan Program Perhutanan Sosial Meski Penetapan Izin Dibawah Kewenangan PemPus

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, DR. Alimudin Muhamad mewakili bupati Ilham Lawidu, SH  membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh UPTD KPH Sivia Patuju Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, di Hotel Lawaka,  Rabu 12 Nopember 2025.

Kegiatan yang mengusung “Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una terhadap Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial di wilayah KPH Sivia Patuju”,Adalah wujud nyata dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, terhadap upaya pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una,” kata Alimudin.Ucap Dr. Alimudin Muhamad saat memberi sambutan mewakili bupati Ilham Lawidu, SH.

Asisten Alimudin Muhamad mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Kepala UPTD KPH Sivia Patuju Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah atas inisiatif dan dedikasi dalam menyelenggarakan FGD ini.

Pada sambutanya juga mengatakan, Kabupaten Tojo Una-Una memiliki kekayaan sumber daya alam hutan yang sangat melimpah. Luas kawasan hutan merupakan anugerah besar yang harus kita kelola secara bijaksana, agar memberikan manfaat ekonomi, ekologi, dan sosial bagi seluruh masyarakat.

“Pengelolaan Perhutanan Sosial adalah salah satu strategi nasional yang memberikan akses lebih luas kepada masyarakat untuk mengelola hutan secara lestari. Program ini bukan hanya memberdayakan masyarakat sekitar hutan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” ujarnya.

Melalui perhutanan sosial, kata Alimudin, negara memberikan pengakuan dan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang telah turun-temurun hidup bergantung pada hutan, agar mereka dapat menikmati manfaat hutan tanpa merusaknya, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi yang akan datang. “Dalam konteks Pembangunan Daerah, Program Perhutanan Sosial sejalan dengan Visi Pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una, yaitu Mewujudkan Masyarakat Tojo Una-Una Yang Religius, Maju, Adil, dan Sejahtera Berbasis Sektor Unggulan yang Berkelanjutan,” terangnya.

Alimudin mengungkapkan Pada bulan Oktober kemarin, Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una telah menandatangani SK kelompok kerja (POKJA) Perhutanan Sosial dan telah melaksanakan Launching Dokumen Roadmap Perhutanan Sosial Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2025-2027. jelasnya.

Bupati berpesan kepada Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, segera melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kehutanan dalam hal ini Perhutanan Sosial, karena Pemerintah Daerah memiliki peran penting dalam mendukung dan mengimplementasikan program perhutanan sosial, meskipun penetapan izin berada di bawah wewenang Pemerintah Pusat.””Sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, UPTD KPH, dan stakeholder terkait adalah kunci keberhasilan program ini,” imbuhnya.

Terakhir ia menyebut, pemerintah daerah Tojo Una Una mengharapkan, melalui FGD tersebut akan lahir gagasan dan rekomendasi konstruktif untuk mengoptimalkan peran Pemerintah Daerah dalam mendukung implementasi Program Perhutanan Sosial.

Ia menekankan, “FGD ini harus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta memperjelas peran masing-masing lembaga dalam rantai pengelolaan hutan,” Tuntasnya.(Sam Asiku)