JURNALPOLRI SULTENG.ID- AMPANA, Wakil Bupati Tojo Una-Una menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) bupati Tahun 2023 dihadapan sidang paripurna DPRD Tojo Una-Una yang dipimpin oleh wakil ketua 1 Gusnar Suleman, SE, MM yang didampingi wakil ketua 2 Mohammad Salim Makaruru, serta dihadiri oleh 15 anggota dewan lainnya, sidang paripurna yang digelar diruang sidang utama DPRD Tojo Una-Una dinyatakan terbuka. Minggu malam Selasa, 05 Maret 2024

Hadir pada kegiatan itu, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Para Camat Dan Seluruh Jajaran Aparatur Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una. Nampak dijajaran kursi pejabat daerah, staf ahli bupati Hamdi Lasodi, Kapolres Tojo Una-Una yang diwakili AKP Ngatimin.
Wakil bupati Ilham Lawidu,SH mengawali pidato bupati itu, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DRPD Tojo Una-Una, atas perhatian dan kesediaanya menerima laporan dan membahas laporan keterangan pertanggungjawaban bupati Tojo Una-Una Tahun anggaran 2023.
Dalam pidato bupati disampaikan LPJ bupati Tojo Una-Una kepda DPRD Tojo Una-Una tahun 2023, disusun berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah RI nomor 13 tahun 2019, tentang laporan evaluasi penyelenggaran pemerintahan daerah, serta peraturan menteri dalam negeri nomor 18 tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan PP No.13 tahun 2019.
Pada laporan itu djelaskan visi pembangunan jangka menengah Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2021-2026 yaitu: “Terwujudnya Kabupaten Tojo Una-Una Tangguh, Maju, Dan Sejahtera (Tamara)”.
Dengan memperhatikan keselarasan arah Kebijakan Pembangunan Nasional Dan Provinsi Sulawesi Tengah, Sasaran Pembangunan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023 Sebagaimana Dituangkan Dalam Peraturan Bupati Tojo Una-Una Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023.
Dan Telah Diubah Dengan Peraturan Bupati Tojo Una-Una Nomor 18 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023, Maka Tema Pembangunan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023 Adalah: “Peningkatan Sumber Daya Manusia Dan Produktifitas Untuk Pemulihan Ekonomi Daerah”.
Dipaparkan dalam pidato bupati tersebut, prioritas pembangunan nasional dan provinsi Sulawesi Tengah yang bertujuan pada tercapainya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi, maka prioritas pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una Untuk Tahun 2023.
Yakni, 1.Pemerataan Pembangunan Untuk Menurunkan Angka kemiskinan, 2. peningkatan indeks pembangunan manusia, 3 percepatan pembangunan infrastruktur, 4. pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Penganggaran dan pelaksanaan program dan kegiatan dalam RKPD Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023 mengacu pada kebijakan umum anggaran (KUA) yang dijabarkan dalam Perda Nomor 9 tahun 2022 tentang anggaran APBD Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023 Dan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023 Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBDP) Kabupaten Tojo Una-Una Tahun Anggaran 2023.

Dijelaskan RKPD tahun 2023 sebagaimana dijabarkan dalam APBD tahun 2023 adalah tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Tojo Una-Una Periode tahun 2021-2026.
Dalam RPJMD tersebut termuat visi misi pembangunan daerah, merupakan target capaian pembangunan yang diharapkan terwujud pada tahun 2026.
“Banyak yang sudah kita penuhi, namun sebagian belum dapat kita wujudkan berbagai permasalahan pembangunan telah kita hadapi dan selalu diupayakan jalan keluar dari permasalahan tersebut.” Jelas Wakil Bupati
Namun pada tahun 2023, saat menghadapi krisis ekonomi internasional dan nasional juga menghadapi fenomena el nino yaitu perubahan cuaca ekstrim sehingga berdampak pada aspek perekonomian.
Namun demikian, Kabupaten Tojo Una-Una pada tahun 2023 mengalami perbaikan/kemajuan dibeberapa indikator yaitu pendapatan perkapita Kabupaten Tojo Una-Una dari sebesar 37,60 juta rupiah pada tahun 2022 meningkat menjadi sebesar 40,31 juta rupiah. ipm meningkat dari 65,54 pada tahun 2022 menjadi 66,39 pada tahun 2023. tingkat pengangguran terbuka dari 3,05 persen pada tahun 2022 menurun menjadi 2,83 persen pada tahun 2023. tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat dari 68,47 persen pada tahun 2022 menjadi 75,06 persen pada tahun 2023.
Pada tahun 2023 ada beberapa indikator kunci yang mengalami perubahan dengan hasil yang kurang memuaskan, disebabkan karena adanya krisis ekonomi internasional dan nasional sehingga berdampak pada perekonomian di daerah. Sehingga pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 sebesar 3,46 persen dan ditahun 2023 mengalami perlambatan menjadi 3,34 persen.
Hal ini sebabkan melemahnya dibeberapa sektor antara lain, sektor pertanian, sektor industri pengolahan, sektor jasa keuangan dan asuransi. jumlah penduduk miskin dari 25,33 ribu orang pada tahun 2022 meningkat menjadi 26,51 ribu orang pada tahun 2023 dan persentase penduduk miskin dari 16,12 persen pada tahun 2022 meningkat menjadi 16,74 persen pada tahun 2023.
Dipenghujung pidato bupati Tojo Una-Una menyatakan, pemerintahan daerah terdiri dari pemerintah daerah dan DPRD, oleh karena itu pelaksanaan urusan pemerintahan di kabupaten Tojo Una-Una tahun 2023, merupakan tanggung jawab Bupati Dan Wakil Bupati Tojo Una-Una, serta DPRD Tojo Una-Una.”apa yang menjadi capaian pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2023 merupakan hasil karya bakti kita bersama.” Tandas Ilham Lawidu, mengutip pidato Bupati. (Sam Asiku)