Berita

Cepat Sigap Kapolsek Bungku Utara Pimpin Anggota Polsek Lakukan Evakuasi, Warga Desa Salubiro Yang Diduga Bunuh Diri

262
×

Cepat Sigap Kapolsek Bungku Utara Pimpin Anggota Polsek Lakukan Evakuasi, Warga Desa Salubiro Yang Diduga Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – Kapolsek dan Anggota Polsek Bungku Utara melakukan evakuasi Dugaan Bunuh Diri Di daerah pedalaman Desa Salubiro Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara.

Kepada Media ini Kapolsek Bungku Utara menjelaskan, Pada Hari Sabtu tanggal 03 Juni 2023, Pukul 18.00 Wita Kapolsek Bungku Utara Ipda Mas’ud Amara, S. Sos bersama Anggota Polsek Bungku Utara melakukan Evakuasi Jenazah Laki-laki di sebuah kebun yang berada di Dusun Wonsa Desa Salubiro Kec. Bungku Utara yang di duga bunuh Diri Dengan Dengan Cara Minum Racun Rumput.

2. Adapun Identitas korban Sebagai Berikut :

Nama : Sese
Agama : Islam
Suku : Wana
Pekerjaan : Tani
Alamat : Desa Manyoe Kec.Mamosalto.

3. Kronologis kejadian

Pada tanggal 02 Juni 2023 Korban Saat Itu Di Temukan Oleh Salah seorang warga yang hendak menuju kebun dengan kondisi tergeletak di sebuah kebun Nilam dalam keadaan telah meninggal dunia (MD) dan sekitar 5 (lima) meter dari posisi korban di temukan 2 (Dua) Botol racun rumput jenis Supretox

Pada tanggal 03 Juni 2023 jam 09.00 Wita Aparat desa Salubiro bersama Masyarakat melakukan evaluasi dan mengamankan Jenazah disebuah pondok kebun dikarenakan korban diperkirakan sudah 2 (hari) meninggal dunia di kebun dan terkena hujan.

Sekitar pukul 19.30 Wita atas keputusan pihak Keluarga korban (Istri korban) Perempuan Pira, bersama Imam Masjid Wonsa, Pembina Mualaf Desa Salubiro Lk. Nur Wali Sondeng bersama Aparat Desa Salubiro memutuskan korban untuk dimakamkan di sekitar Perkebunan dekat korban di temukan mengingat kondisi jenazah susah membusuk.

4. Dari hasil pemeriksaan awal tubuh korban yang dilakukan oleh Bidan / Mantri Desa Salubiro tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

Proses evakuasi terkendala dengan kondisi jalan yang sangat sulit ditempuh dan hanya bisa dilalui dengan jalan kaki serta saat ini musim penghujan,”pangkasnya.

UG/Martono. P