Jalinan ukhuwah para alumni jemaah haji Kabupaten Tojo Una-Una musim keberangkatan tahun 2024 terbukti tetap berdiri kokoh. Ikatan kekeluargaan yang beranggotakan 88 orang di bawah kepemimpinan H. Rusdi, M.Pd didampingi sekretaris H. Sudirman, M.PdI, dinilai ukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhidmatan dihadiri 400 undangan serta santri dan orang tua santri, pada Jumat malam, 18 September 2026.
Laporan : H. Sam Asiku

Acara yang dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Darul Quran Wa Huffadah, Desa Sumoli, Kecamatan Ratolindo dihadiri Bupati yang diwakili Asisten II bidang Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mohammad Asrar M. Ali, S.Ag., M.Pd I, Kepala Kantor Urusan Haji dan Umroh Hj. Zulaeha, Muhammad, S.Ag, MM, menjadi bukti nyata bahwa semangat spiritual mereka tidak padam, meski ritual rukun Islam kelima telah usai ditunaikan dua tahun silam di tanah suci.
Malam Gemerlap dihiasi Malige yang berisi dengan beraneka macam kue dan telur dihiasi bunga beraneka warna memancarkan megah peringatan kelahiran nabi tersebut.

Merawat Ukhuwah, Merawat Bangsa
Ketua Ikatan Ukhuwah Haji 2024, H. Rusdi, M.Pd, menegaskan, momentum Maulid ini bukan sekadar seremonial.
Acara ini dirancang sebagai wadah refleksi untuk meneguhkan nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.
“Harapan utama kami adalah meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah serta meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Rusdi. Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan kuat untuk:
Menguatkan Kecintaan: Menumbuhkan rasa cinta yang lebih besar kepada Nabi Muhammad SAW.
Meneladani Akhlak: Menerapkan sifat utama Rasulullah seperti siddiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan), dan fatanah (cerdas).
Mempererat Persaudaraan: Memperkuat ukhuwah islamiyah dan menjaga kerukunan antarmanusia.
Dari perspektif sosial, gerakan para alumni haji ini juga membawa misi besar untuk membangun persatuan bangsa, merawat kedamaian, serta mendorong kesalehan sosial melalui semangat saling tolong-menolong di Bumi Sivia Patuju Tojo Una Una.

Tiga Esensi Maulid dan Keutamaannya
Suasana religius malam itu kian kental dengan untaian ceramah agama yang disampaikan secara memukau oleh tokoh agama setempat, Drs. H. Makmur Muh. Arif, M.Pd.I. Dalam tausiahnya, beliau membedah tiga makna utama di balik peringatan kelahiran baginda Nabi Besar Muhammad SAW:
- Menumbuhkan Cinta: Memupuk rasa cinta dan penghormatan mendalam kepada Rasulullah.
- Meneladani Akhlak: Mengaplikasikan sifat jujur, kasih sayang, dan kesabaran Nabi dalam kehidupan sosial.
- Wujud Syukur: Mensyukuri anugerah terbesar atas diutusnya Nabi ke muka bumi sebagai pembawa rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil ‘alamin).
Lebih lanjut, H. Makmur juga mengingatkan jamaah akan keutamaan merayakan Maulid yang diisi dengan amalan positif. Mulai dari memperkuat ikatan spiritual demi meraih syafaat di akhirat, hingga menghidupkan amalan saleh seperti membaca Al-Qur’an, bersalawat, dan memperbanyak sedekah.

Melalui syiar Maulid ini, keluarga besar alumni haji 2024 Tojo Una-Una membuktikan bahwa gelar “Haji Mabrur” yang mereka sandang terus hidup, bersemi, dan menebar manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.(Samas) Sumber Foto H. Rahman