Tradisi peralihan tahun diramaikan konvoi kenderaan roda dua dengan knalpot Borng serta pesta kembang api.

Kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan JM Hutagaol, SIK, SH telah mengeluarkan beberapa point himbauannya agar dipatuhi demi keselamatan masyarakat diwilayah hukumnya.
Catatan : Sam Asiku

Sementara kasat Lantas Tojo Una-Una Iptu Andriansyah Arthadana, S.Tr.K mempertegas bahwa dalam berkenderaan harus mematuhi rambu lalulitas “keselamatan adalah Nomor 1.”
Iptu Andriansyah Arthadana, menekankan agar pengguna kenderaan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas seperti melawan arus, mengemudi mabuk, menggunakan telepon seluler saat mengemudi, atau melakukan perilaku yang berbahaya lainnya untuk menjaga keamanan dan keselamatan semua pengguna jalan.
“Para pengendara sepeda motor wajib untuk menggunakan helm, pengemudi mobil dan penumpangnya diharapkan menggunakan sabuk pengaman untuk melindungi diri sendiri dan mengurangi risiko cedera dalam kecelakaan,” harapnya.
Dia juga berpesan agar perhatikan dan patuhi batas kecepatan yang ditetapkan. Kecelakaan sering terjadi akibat kelebihan kecepatan, sehingga mengemudi dengan kecepatan yang aman adalah kunci untuk menghindari risiko kecelakaan.
“Selain itu, jangan mengemudi setelah mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang yang dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi Anda. Ini sangat berbahaya dan dapat meningkatkan risiko kecelakaan,” pesannya.
Dia juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di jalan dan memastikan bahwa pengguna jalan dapat berpergian dengan aman dan tertib.
“Dengan mematuhi himbauan ini, kita dapat mencegah kecelakaan dan menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih baik,” pungkasnya.
Memasuki tahun baru dan agenda demokrasi pemilu 2024, dua kegiatan penting yang melibatkan sinergitas TNI-Polri serta mitra lainnya pasca gelar pasukan beberapa waktu yang lalu.
Pertama adalah Operasi Mantap Brata (OMB), pengamanan pelaksanaan tahapan pemilu 2024, dimana pihak kepolisian mengedepankan netralisasi pada Pemilu 2024. Dan terus mengikuti, memantau dan memberi layanan keamanan terhadap seluruh tahapan Pemilu 2024.
Pelaksanaan demokrasi ini membutuhkan ruang yang aman dan kondusif untuk menghasilkan kualitas kontestasi pemilu 2024, dalam memilih pemimpin dan pigur yang dapat mewakili masyarakat.
Memaknai itu, pesta demorasi adalah pesta rakyat yang perlu dijaga pelaksanaanya, agar tetap damai dan kondusif sebagaimana makna dan tujuan hakekat demokrasi “dari rakyat untuk rakyat.”
Terkait dengan Operasi Lilin, yang merupakan komitmen pihak aparat kepolisian untuk memberi pelayan terbaik kamtibmas menghadapi perayaan Hari Natal tahun 2023 dan menyambut Tahun baru 2024. Tugas mulia yang berorientasi pada keselamatan masyarakat, dimana pihak kepolisian berupaya meminimalisir bahkan meniadakan bahaya yang mengancam masyarakat seperti kecelakaan lalu lintas dan imbas bermain kembang api (petasan) saat ini media sosial diramaikan kecelakaan akibat kembang api, bahkan ada tayangan oknum masyarakat hancur tangannya.
Tentu himbauan Kapolres Tojo Una-Una dan jajarannya akan dibarengi dengan pemantauan dan kesiapsiagaan personel Polisi yang akan ditempatkan dibeberapa titik yang dianggap rawan, untuk memastikan ketaatan dan keselamatan masyarakat.(SA)