JURNALPOLRISULTENG.ID, Toili – Netralitas TNI menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Banggai sempat dipertanyakan oleh publik.
Menanggapi hal tersebut, Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Kav. Laode Azhar Hamid, memberikan klarifikasi bahwa terdapat misinformasi terkait peristiwa pembubaran warga tersebut.
Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan oleh Danramil 1308-14 Toili, Kapten Inf. Dwi Basuki, terhadap sekelompok orang yang sedang mengonsumsi minuman keras (miras).
“Ada warga yang merasa terusik, kemudian melapor ke Danramil. Makanya Danramil datang membubarkan,” jelas Dandim saat ditemui beberapa awak media di Markas Koramil Toili, Jumat, 4 April 2025.
Ia menegaskan bahwa anggotanya tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis pada PSU Pilkada Banggai yang akan berlangsung pada 5 April 2025. Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat bertujuan untuk memastikan pesta demokrasi berlangsung aman dan lancar.
“Saya pastikan TNI netral,” tegas Dandim.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak termakan isu yang tidak benar dan tetap menjaga situasi kondusif menjelang pelaksanaan PSU Pilkada Banggai. (*)







