Berita

Dinamika Pentas Debat Pertama Kandidat Paslon Pilkada Tojo Una-Una 2024

1318
×

Dinamika Pentas Debat Pertama Kandidat Paslon Pilkada Tojo Una-Una 2024

Sebarkan artikel ini
Dari Pentas debat Kandidat Pasangan Calon Bupati dan wakil bupati Tojo Una-Una priode 2024-2029, digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tojo Una-Una yang diketuai Ahdin L. Nondo, S.Pd tertata apik  bagi 4 Pasangan calon bupati dan wakil bupati  terlibat dalam hangatnya suasana  Debat kandidat.
Kegiatan ini merupakan rangkaian tahapan pemilihan kepala Daerah (Pilkada) dalam  Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024. Dilaksanakan di Auditorium Bupati Tojo Una-Una, 12 Oktober 2024. Yang melibatkan  TVRI Canal Sulteng, TOUNA TV, Canal Yutube KPU Tojo Una-Una dan sejumlah awak media.

Pengamatan  kegiatan debat kandidat melibatkan TNI-Polri yang dipimpin kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan JM Hutagaol, SIK, SH yang didampingi Wakapolres Kompol Mulaydi dan Kabag Ops AKP Kukuh Edi Purwanto dan perwira lainnya.
Turut hadir Unsur Forkopimda, PJ Sekda Alimudin Muhammad, SE, M.Si, para akademisi, dan tamu undangan lainnya.  

Laporan Sam Asiku

Ketua KPU Tojo Una-Una Ahdin L. Nondo, S.Pd pada inti sambutannya, mengatakan  pelaksanaan debat Kandidat merupakan upaya KPU dalam mensosialisasikan semua tahapan Pilkada di kabupaten Tojo Una-Una, termasuk diantaran pendidikan pemilih, untuk seluruh masyarakat Tojo Una-Una tentang visi  misi, yang menjadi pertimbangan bagi pemilih dalam menentukan aspirasinya pada tangal 27 Nopember 2024. “Kami mengharapkan agar penyelenggaraan Pilkada akan berjalan damai aman dan sukses.” Tandas Ahdin

Debat kandidat adalah momen penting bagi masyarakat untuk mengetahui Visi dan Misi para  kandidat dalam memperebutkan kursi Bupati dan wakil bupati, periode 2024- 2029.

Narasi yang disampaikan dalam rajutan visi dan misi, pada intinya semua mendorong perubahan  melalui upaya peningkatan SDM dan pemanfaatan SDA untuk menghidupi rakyat.

Dari pemaparan visi dan misi para calon bupati, adalah harapan baru, bagi perubahan cepat bagi kabupaten Tojo Una-Una untuk capaian yang gemilang    kepemimpin pasangan bupati dan wakil bupati terpilih 5 tahun kedepan.

Material narasi soal pertanyaan melibatkan para pakar dan akademisi dari beberapa Universitas di Sulawesi Tengah, yang dikoordinir oleh Dr. Rosida P. Adam, S.E., M.P dengan  moderator, Assoc.Prof.DR.Ir.Muh Nur Sangaji DEA

Debat kandidat adalah momen yang ditunggu masyarakat menjelang Voting Day, untuk memastikan sejauh mana gagasan dan program, yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daerah Kabupaten Tojo Una-Una agar  bisa melejit jauh kedepan.

Debat Kandidat yang dikemas dalam 5 sesion, pemilihan materi pertanyaan secara acak oleh para kandidat yang dipandu Moderator.

Mencermati penyelenggaraan debat kandidat berjalan cukup dinamis, namun masih mengedepankan tata krama dalam bertanya dan memberi jawaban, sejak penyampaian visi dan misi calon para bupati, tidak saling mencela tetapi mengalir memaparkan  program dan gagasan  untuk  dicermati dan dinalar oleh masyarakat kabupaten Tojo Una-Una.

Meskipun demikian, ada beberapa sesi debat  yang dikutip antara debat pasangan Calon No Urut 2 IHLAS adalah Ilham, SH dan Surya, S.Sos, M.Si dengan Pasangan calon No Urut 3 SOLUSI, Dr. hj. Sovianur Kure, SE M.Si, soal perbedaan data angka penurunan kemiskinan dan penurunan Stunting.

Diketahui keduanya adalah bagian dari Birokrasi di Pemda Tojo Una-Una, Ilham, SH  menjabat Wakil Bupati hingga saat ini,  dan Sovianur Kure adalah sekda, yang memilih mengundurkan diri untuk berkontestasi pada Pilkada Tojo Una-Una tahun 2024.

Meskipun data yang dikantongi keduanya dengan versi berbeda dimana,  menurut Sovianur Kure tidak terjadi Penurunan stunting, namun diakuinya angka kemiskinan dapat tercapai.

Sementara dalam debat itu Ilham, SH mempertahankan argumennya sebagai wakil bupati terbaik, dalam kapasitas ketua Tim penanggulangan Kemiskinan dan Stunting  telah melakukan upaya sehingga terjadi penurunan angka kemiskinan dan stunting.

Terlepas perbedaan angka prosentasi dalam data, tak dipungkiri adanya penganugerahan penghargaan pemerintah pusat dengan capaian kinerja Pemda Tojo Una-Una yang berhasil menurunkan Angka Kemiskinan dan stunting, dengan digulirkan Fiskal untuk penguatan APBD Kabupaten Tojo Una-Una, tak lepas dari upaya yang dilakukan Tim yang melibatkan OPD dan pihak terkait lainnya.

Sementara  pertanyaan yang menarik dari Pasangan No 1 yang dilontarkan Calon Wakil Bupati Syaiful Bahri Laborahima, kepada pasangan No urut 4, “Bagaimana cara anda berdua  mengambil kebijakan dalam pengambilan keputusan untuk kesejahteraan sosial, sehingga keputusan itu dirasakan oleh masyarakat banyak, tidak hanya mengedepankan yang memilih, tetapi untuk 1.171 ribu masyarakat kabupaten  Tojo Una-Una, sehingga tidak terkesan pilih kasih, baik dibidang kesejahteraan sosial, pendidikan dan  kepegawaian.” Tanya Syaiful

Jawaban itu dijawab oleh calon Bupati Imam Kurniawan Lahay, menurutnya untuk kesejahteraan sosial  kita tidak perlu memandang strata sosial, dan pilih kasih.

Ia mengatakan, soal kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang masih berjalan, diakuinya masih kurang sempurna, “Itu menjadi tugas kami jika terpilih, akan membawakan program untuk kesejahteraan sosial masyarakat Tojo Una-Una.” Ujarnya.

Jawaban itu diperkuat dengan  jawaban calon bupati Nawat Panjili, yang mengatakan akan mengedepankan profesionalisme sehingga tidak terkesan pilih kasih. “Jika kami jadi, tidak akan pilih kasih” Tegas Nawat Panjili.

Ia menandaskan, seperti dibidang pendidikan kita akan melihat mereka sesuai  bidang keilmuannya demikian pula dalam soal penempatannya, tidak akan memilih hanya karena pernah mendukung kami, tetapi mengedepankan profesionalisme.“Tegas Nawatsara Panjili.

Putaran pertanyaan berikut dari Samsurijal Labatjo  mengkritisi terhadap kondisi yang terjadi di Tojo Una-Una adanya  kesenjangan penempatan ASN.

“Kiat-kiat apa yang anda lakukan menyikapi kesenjangan agar tidak terjadi lagi seperti  yang dilakukan pemerintah saat ini?” Tanya Samsulrijal.

Jawaban Imam Kurniawan Lahay, dirinya tidak ada beban dengan pemerintahan saat ini, Ia memastikan jika terpilih nanti, tidak ada lagi ASN yang terlibat dalam politik praktis yang diberi sanksi dengan memindahkan dari pulau kedarat dan sebaliknya. Bahkan  statemennya cukup keras, “Saya adalah saya dan Mohammad Lahay adalah Mohamad Lahay” tegasnya.

Debat kandidat berjalan dengan baik hingga menjelang senja, menyisahkan catatan tentang 4 pasangan Pigur bupati dan wakil bupati, adalah putra putri terbaik yang lahir dalam kandungan Tanah Sivia Patuju Kabupaten Tojo Una-Una.

Mencermati para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati adalah  mereka yang memiliki talenta yang dilatari dengan SDM yang cukup baik dan handal,  serta mampu mempertahankan etika dalam mengeluarkan pendapat dan argumen dihadapan publik, hadir pada  debat kandidat itu.

Komisioner dan Sekretaris KPU Tojo Una-Una

Hal ini adalah sinyalemen masa depan kabupaten Tojo Una-Una  menjanjikan tentang suasana indah sejahtera dan damai, dimana masyarakatnya hidup tentram,  tanpa harus meninggalkan kampung halaman hanya karena  ingin mendapat rezeki yang lebih, ditanah rantau.

Debat kandidat calon bupati dan wakil bupati akan digelar 2  putaran lagi, semoga tahapan pilkada Tojo Una-Una akan berjalan dengan baik, lancar dan sukses.(Samas)