Kabupaten Banggai

Deklarasi Pemuda Babasalan untuk Pasangan BERANI, Antusiasme Menggema di Graha Pemda Luwuk

1064
×

Deklarasi Pemuda Babasalan untuk Pasangan BERANI, Antusiasme Menggema di Graha Pemda Luwuk

Sebarkan artikel ini

JPSULTENG, BANGGAI – Kamis malam (24/10/2024), Gedung Graha Dongkalan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, bergema oleh sorak riuh ribuan pemuda yang tergabung dalam Generasi Muda Babasalan Berani.

Mereka hadir untuk menyambut kedatangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido.

Pasangan yang diusung dengan nama “BERANI”—akronim dari Bersama Anwar Hafid – Reny Lamadjido—dihadiri antusias oleh para pendukung, terutama pemuda dari wilayah Babasalan (Banggai, Balantak, Saluan, Andio).

Deklarasi dukungan oleh Generasi Muda Babasalan berlangsung meriah di Graha Pemda Luwuk.

Pasangan nomor urut dua ini tampil optimis di hadapan massa yang memadati gedung, sembari menegaskan komitmennya untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Tengah.

Dalam pidatonya, Dr. H. Anwar Hafid, yang pernah menjabat sebagai Bupati Morowali selama dua periode, menekankan pentingnya komitmen, pengalaman, ilmu, dan rekam jejak prestasi sebagai tolok ukur seorang pemimpin.

“Sekuat apapun seseorang, seberapa pintar atau kaya dia, tanpa komitmen yang kokoh, ia tidak akan bisa memberi jaminan kualitas kepemimpinan yang diharapkan,” ungkap Anwar di hadapan ribuan pemuda yang hadir.

Anwar Hafid juga menyoroti perjalanan panjang yang telah ia lakukan bersama pasangannya, dr. Reny Lamadjido, untuk mendengarkan keluhan masyarakat di berbagai wilayah Sulteng. Dari perjalanan inilah, mereka menemui banyak persoalan yang perlu segera diselesaikan.

“Kami bertekad, sebagai putra daerah, untuk maju dalam pemilihan ini demi mengatasi persoalan masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya penuh semangat.

Anwar juga menjelaskan tiga kriteria utama yang harus diperhatikan dalam memilih pemimpin. Pertama, pengalaman yang menurutnya menjadi modal terbesar dalam membangun komitmen seorang pemimpin.

Kedua, ilmu pengetahuan yang mengharuskan setiap pemimpin memberikan keahlian pada tempatnya.

Ketiga, rekam jejak prestasi, yang bisa menjadi tolok ukur nyata dari kemampuan seseorang untuk memimpin.

Dengan menggunakan ketiga barometer ini, Anwar Hafid berharap masyarakat dapat memilih pemimpin yang berkualitas dan tidak kecewa dengan hasil Pilkada nanti.

Sementara itu, Ketua Relawan Pemenangan Generasi Muda Babasalan, Irfan Bungadjim, dalam orasinya menyebutkan bahwa Anwar Hafid adalah sosok yang berani berkorban demi kesejahteraan masyarakat Sulteng.

Salah satu buktinya adalah pengunduran diri Anwar dari jabatannya sebagai anggota DPR RI, semata-mata untuk fokus mencalonkan diri sebagai Gubernur dan melayani masyarakat.

“Beliau rela meninggalkan semua fasilitas yang dimiliki, bahkan tidak ragu untuk turun ke jalan, berpanas-panasan dan kehujanan, demi menemui masyarakat di pelosok-pelosok Sulteng,” seru Irfan, yang disambut gemuruh tepuk tangan dari para hadirin.

Irfan juga menambahkan bahwa dukungan yang diberikan oleh Generasi Muda Babasalan adalah wujud harapan besar agar pasangan BERANI bisa mewujudkan cita-cita bersama, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang lebih baik dan gratis untuk masyarakat.

Pasangan BERANI berkomitmen untuk menciptakan perubahan nyata di Sulawesi Tengah.

Dengan pengalaman, ilmu, dan komitmen yang mereka miliki, Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido yakin dapat membawa provinsi ini ke arah yang lebih baik.

Deklarasi Generasi Muda Babasalan yang meriah pada malam itu menunjukkan betapa kuatnya dukungan bagi pasangan ini.

Ribuan pemuda hadir dengan penuh antusiasme, mengiringi harapan agar Sulawesi Tengah semakin maju di bawah kepemimpinan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido.

Dengan suasana penuh semangat, malam deklarasi tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan kampanye pasangan BERANI menuju Pilgub Sulawesi Tengah 2024.***