Berita

Dinamika Debat Publik Kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Daya Pikat Yang Menjadi Pesona Merebut Simpatik Masyarakat

×

Dinamika Debat Publik Kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Daya Pikat Yang Menjadi Pesona Merebut Simpatik Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Meskipun proses penyelenggaraan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Tojo Una-Una,  masih terus berlangsung dan hingga hari ini, masuk pada tahapan debat Publik Kedua, suasana di kabupaten Tojo Una-Una masih tetap tenang dan damai.
Kondisi ini menjadi tolak ukur bahwa proses demokrasi di bumi Sivia Patuju semakin meningkat dan berkualitas, dimana para kandidat masih terus menjaga ritme dalam merebut simpatik masyarakat.
Diketahui  4 pasang bupati dan wakil bupati  didominasi usia muda, akan tetapi darah muda mereka tidak sampai berpengaruh pada konstelasi politik, sepakat mengedepankan politik santun yang patut diberi apresiasi, sehingga suhu politik masih tetap adem dan terjaga, jangan sampai melonjak mencapai titik didih, yang bakal menciderai proses  demokrasi.

 

Laporan : Sam Asiku

Hari ini Komisi pemilihan Umum Tojo Una-Una mengelar debat publik kedua yang mengusung tema “Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat untuk Memajukan Kabupaten Tojo Una-Una”

Kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan JM Hutagaol, SIK, SH saat memberi arahan

Gabungan Pengamanan TNI-Polri, Sat Pol PP dan unsur terkait lainnya siaga dilokasi debat yang dipimpin KabagOps Pores Tojo Una-Una AKP Kukuh Edi Purwanto.

Kegiatan itu dihadiri, Kapolres Tojo Una-Una AKBP Ridwan JM Hutagaol, SIK, SH didampingi Wakaplres Kompol Muliady, Pj Sekda Tojo Una-Una DR. Alimudin, Kasi Intel Kejaksaaan Negeri Ampana, La Ode Muh Nuzul, SH, Tim Pakar terdiri sejumlah akademisi,  serta tamu  undangan lainnya, menempati kursi depan panggung debat.

Para tim pakar dan  akademisi  dalam komposisi Finalis yang menyusun materi pertanyaan dalam debat publik itu adalah Ade Putra Ode Amane, S.SOS., M.SI, DR. Rosida P. Adam, SE., MP,  DR. H. Muh. Yasin Nahar, SH.,MH, DR. Muhtar Lutfi, SE., M.SI, DR. Lukman, M.HUM, DR. Amilin A. Bulungo, M.PD.I DAN DR. Isnanto Bidja, SH., MH.

Tim Panelis  terdiri dari pakar dan akademisi

Pada Inti sambutan ketua KPU Tojo Una-Una, Ahdin L. Nondo, S.Pd, menyampaikan, bahwa pelaksanaan debat publik merupakan bagian dari  pelayanan kepada pemilih dan   pasangan calon, yang merupakan rangkain tahapan Pilkada Tojo Una-Una pada Pilkada serentak tahun 2024.

Ia mengharapkan melalui masa kampanye dan debat publik paslon terhadap pemaparan Visi Misi dan program masing-masing, dapat meningkatkan kesadaran pemilih untuk dapat berpartisipasi pada pilkada Tojo Una-Una yang akan digelar 27 Nopember 2024.

Mengawali debat publik para kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan visi misi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk memajukan Kabupaten Tojo Una-Una.

Debat Publik yang dikemas dalam 6 session berjalan lancar hingga pada penghujung acara.

Dinamika debat ada letupan kecil diantara soal jawab, namun masih mengedepankan tatakrama dalam menyampaikan pertanyaan dan memberi jawaban.

Sehingga para tim dan pendukung masing-masing kandidat hanya sebatas memberi aplous tanpa ucapan yang memanaskan telinga.

Pada closing program debat hari ini, calon wakil bupati  Drs. Syaiful Bahri Laborahima, MAP mengharapkan tujuan dan niat semua kandidat dalam memajukan kabupaten Tojo Una-Una, adalah langkah bijak bagaimana meletakan Kabupaten Tojo Una-Una, sejajar dengan daerah lain yang sudah maju. “Marilah kita kita semua bekerja dengan sungguh-sungguh.” Tutupnya.

Sementara, Surya S.Sos,M.Si pada ucapan penutupnya mengatakan, bahwa proses demokrasi 5 tahun yang sudah dilewati beberapa kali, adalah pengalaman panjang yang cukup berharga.

Ia mengajak untuk menciptakan suasana damai.  “Beda pilihan tidak harus bermusuhan” Ujarnya.

Surya meyakini semua pasangan calon bupati dan wakil bupati, punya cita-cita yang sama untuk Kabupaten Tojo Una-Una yang lebih baik kedepan.

Ia mengutarakan meskipun tidak semua program dari setiap paslon dapat direalisasikan,  karena adanya keterbatasan. Namun ia meyakinkan, jika pasangan IHLAS terpilih, kami akan merealisasikan semua program kami termasuk program paslon lain yang kami nilai baik” Ujarnya.

Dr Hj. Sovianur Kure, SE, M.Si, kami terjun ke dunia politik dan maju menjadi calon Bupati berangkat dari sebuah kesadaran untuk mewujudkan impian masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.

Masyarakat yang maju adil sejahtera dan berkelanjutan, di mana Kami akan mewujudkan mimpi-mimpi semua masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, sesuai dengan cita-cita Indonesia emas.

Bahwa semua anak-anak dan generasi sekolah dan menuntut ilmu dengan lancar semua kebutuhan pokok terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

Semua petani dan nelayan di desa tersenyum karena harga jual bahan pokok bagus dan komoditas pertanian perikanan yang tidak merugikan petani dan nelayan.

Semua guru hidup tenang menerima penghasilan yang cukup dengan ditunjang infrastruktur dalam rangka mencerdaskan anak-anak, karena jaminan hidup dan kesejahteraan yang memadai.

Semua pasien mendapatkan pelayanan yang terbaik di rumah sakit dan dapat menikmati jaminan kesejahteraan. “Semoga Allah mengizikan kami menjadi Bupati Tojo Una-Una, agar kewenangan yang dimiliki dapat  mewujudkan apa yang menjadi mimpi kami’ Tandasnya.

Imam Kurniawan Lahay, SE dalam ucapan penutupnya, mengungkap sudah  jauh berjalan mulai dari pedalaman sampai kepulauan, dari Tojo Barat hingga ke Walea  Besar. “kami menjumpai adalah masalah pelayanan dasar, untuk itu janganlah mengira kita semua sudah paling berjasa” Ujarnya.

Apapun yang belum terselesaikan saat ini, kami akan berjuang, dengan mengucurkan banyak keringat demi kesejahteraan rakyat yang lebih penting bagi kami. Ia sebagai calon bupati termuda, mengutip ungkapan Tan Malaka, “ idealisme adalah kekayaan terakhir dari seorang pemuda.” Tuntas Boni sapaan akrabnya dikalangan milenial.

Keempat pasalon bupati dan wakil bupati, dalam debat publik yang mengetengahkan  konsep dan program menyisahkan kesan, bahwa ternyata mereka adalah putra-putri terbaik di kabupaten Tojo Una-Una yang  memiliki wawasan dan SDM yang mumpuni.

Nah…dari debat yang  berlangsung sekitar 3 jam, yang telah menyasar pada jiwa dan nalar masyarakat, siapakah nanti yang tepat menjadi pilihan, ketika berada di ruang eksekusi TPS pada Voting Day  yang ditetapkan pada Hari Rabu tanggal 27 Nopember 2024  yang akan datang. (Samas)