JURNALPOLRISULTENG.ID, SALAKAN – Harga bahan pokok di Pasar Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, tercatat relatif stabil dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Data pemantauan yang telah disetujui oleh Rikman Amolwan Lawdiu menunjukkan bahwa sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga yang signifikan.
Beberapa komoditas utama seperti beras medium merek Superwin dan Santana masih bertahan di harga Rp13.750 per kilogram, sementara beras premium merek Cinta Nur tetap berada di kisaran Rp15.000 per kilogram. Harga cabai juga terpantau stabil, yakni cabai merah keriting Rp80.000/kg, cabai merah besar Rp60.000/kg, serta cabai rawit merah dan hijau masing-masing Rp70.000/kg.
Adapun bawang merah mengalami sedikit penurunan harga dari Rp55.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir curah dan minyak goreng kemasan premium masing-masing tetap di angka Rp20.000/kg dan Rp21.000/liter.
Harga daging ayam ras karkas dan telur ayam ras tidak mengalami perubahan, masing-masing tercatat di Rp40.952/kg dan Rp32.000/kg. Daging sapi paha belakang juga stabil di harga Rp150.000/kg. Sedangkan harga daging sapi paha depan dan daging kerbau impor beku tidak tersedia atau belum tercatat pada hari itu.
Untuk komoditas ikan segar, harga ikan bandeng berada di Rp50.000/kg, ikan kembung Rp25.000/kg, ikan tongkol Rp35.000/kg, dan ikan teri Rp120.000/kg. Harga mi instan pun tetap stabil di Rp3.500 per bungkus.
Sementara itu, harga sayur dan buah lokal juga menunjukkan kestabilan. Tomat mengalami sedikit kenaikan dari Rp12.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, sedangkan kentang, sawi hijau, kangkung, ketimun, dan kacang panjang tetap pada harga sebelumnya.
Secara keseluruhan, harga bahan pokok di Pasar Salakan menunjukkan kestabilan menjelang Iduladha, yang menjadi indikator penting bagi ketahanan pangan dan daya beli masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan pada awal Juni 2025. (VR)
