Berita

Dua jam bersama Salim Muhaimin memastikan kedatangannya ditahun politik

181
×

Dua jam bersama Salim Muhaimin memastikan kedatangannya ditahun politik

Sebarkan artikel ini

Salim Muhamimin : “ Jika syarat terpenuhi dan isyarat ada mengapa tidak”

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Sabtu 4 Nopember 2023, dicafe kopi Tanambi milik Ipul Hulungo, jurnalis kabar selebes juga pegiat parawisata di Kabupaten Tojo Una-Una. Ingin memastikan keberadaan baliho yang terpampang di tengah kota Ampana yang mengundang berbagai pertanyaan dan prediksi tentang Salim Muhaimin.

Dikutip dari penuturanya saat itu, Salim Muhamin adalah alumni SD 9 Ampana, SMP 2 Ampana dan Alumni ’90 SMA 1 Ampana, riwayat Pendidikan yang Panjang pernah ditempuh di Universitas Tadulako alumni 95. Dan pernah terikat pada tunjangan Ikatan Negara hingga pernah mengikuti litsus.

Percakapan ringan namun diwarnai edukasi rentang perjalanan karir sebagai ASN Guru di SMA 2 Painan Sumatera Barat, lalu diangkat jadi wakil kepala sekolah, selanjudnya jadi kepala sekolah kemudian menjadi kepala sekola SMA 2Negeri 3 Painan yang merupakan SMA Bording.

Dan sudah dua tahun terakhhir menekuni  karir sebagai kepala dinas Pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan  Sumatra Barat.

Karirnya sebagai kadis berawal dari telepon bupati Pesisir Selatan,  agar siap ikut Pansel namun ketika pamit ke provinsi sempat diingatkan bahwa eselon dua adalah wilayah politik.

Jawabannya saat itu “Syarat  terpenuhi dan ada isyarat”,  Maka tahun 2021 saya dilantik sebagai kepala dinas Pendidikan.

Baliho Anak Rantau Salim Muhaimin dikota Ampana

Apakah keberadaan  baliho Salim Muhamin ditengah kota Ampana adalah isyarat, mengingat  kontestasi pilkada Tojo Una-Una tidak lama lagi, sehingga  memicu banyak pertanyaan diberbagai kalangan.

Disoal Baliho itu, ia mengatakan adalah bentuk persiapan bagaimana respon para tokoh dan masyarakat di Tojo Una-Una.

Namun menurutnya yang paling krusial adalah partai pengusung dan untuk  hal lain terkait kesiapan kontestasi sudah dipikirkan sejak awal sebelum ke Ampana.

Dikatakannya, sekian lamanya ia meninggalkan kampung halaman, diakuinya banyak perubahan namun ia melihat masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

Ada 3 hal dalam konsep utama  yakni, Pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

Ia cenderung  pada kesiapan kualitas manusia dibanding dengan sumber daya manusia (SDM)

Untuk sektor kesehatan lebih menajam pada layanan jamin kesehatan dan asurnasi hingga kelevel paling bawah, akan tetapi tidak mengenyampingkan sarana dan prasarana kesehatan,  misal pembangunan imprastruktur kesehatan dan perlengkapannya, termasuk tenaga medisnya yang sudah masuk pada sektor Pendidikan, untuk mencetak manusia (dokter) yang berkualitas yang kompetetif dibidang keahliannya, terutama pelayan dasar kesehatan dan kebutuhan pelayan kesehatan khusus.

Berikut perekonomian, investasi berbagai aspek yang menghidupkan ekonomi kerakyatan dilevel bawah untuk menjawab keluhan dan teriakan kesusahan, ada 3 hal yang harus diperhatikan/diintervensi sektor perekonomian  yakni produksi, transportasi dan konsumsi, yang dijabarkan secara detail pada kesempatan itu.

Memastikan jawaban dari beberapa pertanyaan dari kawan-kawan yang hadir, tentang kedatangannya. Dijelaskannya adalah silaturahmi dengan keluarga dengan teman-teman berdiskusi tukar tukar pikiran dengan pengalaman-pengalaman yang menjadi reprensi, dalam membangun kolaborasi  mengiatkan potensi-potensi yang ada di daerah ini cukup tersedia.

Dalam tata kelolah pemerintahan menurutnya perlu memahami pengelolah dan pelayanan. Pengelola berada pada badan dan pelayanan pada dinas.

Percakapan dengan Salim Muhaimin lebih beroritasi pada pandangannya mengarah kesejahteraan masyarakat dan penataan birokrasi pemerintahan kepada pejabat yang berkompeten untuk menjaga  stabilitas dan memberi kenyamanan pada pejabat dalam struktur sebagai pembantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. (Sam Asiku)