KABUPATEN TOJO UNA-UNA

Eksibisi Seni Tradisional akan digelar diKabupaten  Tojo Una Una  sebagai sarana melestarikan kekayaan Budaya Daerah

533
×

Eksibisi Seni Tradisional akan digelar diKabupaten  Tojo Una Una  sebagai sarana melestarikan kekayaan Budaya Daerah

Sebarkan artikel ini

Abd. Haris Balango: Kegiatan yang akan digelar, sebagai langkah kecil untuk menyediakan tempat instalasi bagi ekspresi seni tradisional

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Kolaborasi Penerima Manfaat Dana Indonesia dengan Dewan Kesenian Kabupaten Tojo Una-Una dan Komunitas KALERO, akan mengelar kegiatan Eksibisi Seni Tradisional yang mengangkat thema “Merawat Kearifan Tradisional Melalui Seni Untuk Kemajuan dan Jati Diri Bangsa”, di Cafe Kalero Kelurahan Uentanaga Atas,  Minggu, 11 Januari 2026

Ketua Panitia penyelenggara Abd Haris Balingo melalui Pernyataan Persnya memaparkan  pertunjukan seni tradisional Traditional Art Exibition di Kabupaten Tojo Una Una, untuk   membantu pelaku seni mengekspresikan dan mempromosikan karya seni tradisional mereka.

Menurut pengamatannya, Tojo Una-Una memiliki keragaman budaya dan etnik yang menyimpan kekayaan seni dan budaya yang tersembunyi dan terpendam dalam relung kehidupan masyarakatnya.

“Seni dan kehidupan berkesenian sebagai salah satu ekspresi budaya tumbuh dan berkembang sesuai zamannya.’ Jelasnya.

Berbagai bentuk ekspresi seni serta instrument berkesenian yang pernah menjadi event megah di masa lalu, kini tinggal kenangan dan digantikan oleh bentuk baru yang lebih kontemporer. Tradisi berkesenian seperti Papondo, Geso, ataupun Kayori telah kehilangan kekuatan magisnya.

“Nilai-nilai kearifan yang melekat dalam ekpresi seni tersebut, kini telah tergerus oleh tradisi dan nilai baru.” Ucapnya prihatin.

Meskipun fenomena itu adalah keniscayaan sejarah, namun upaya menyelamatkan seni tradisional perlu dihidupkan kembali dan menjadi gerakan bersama, baik oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil, pelaku seni dan pemerhati budaya di daerah. Ujarnya.

Pertunjukan seni tradisional ini menjadi semacam oase kecil untuk mengali kembali potensi seni budaya daerah yang tersembunyi di tengah lanskap kebudayaan dan kesenian kontemporer di era modern.

Kegiatan yang akan digelar, sebagai langkah kecil untuk menyediakan tempat instalasi bagi ekspresi seni tradisional. Sebagai ruang public dalam membantu pelaku seni mengekspresikan dan mempromosikan karya seni tradisional mereka.

Ia mengungkap, melalui dukungan Dana Indonesiana, Kementrian Kebudayaan dan LPDP RI, pertunjukan seni tradisional ini dapat membantu komunitas seni, seniman serta pelaku dan pemerhati budaya,  pelajar dan mahasiswa,  pemerintah dan masyarakat, dapat saling berinteraksi, berbagi pengetahuan, belajar bersama memahami dan peduli terhadap seni tradisional untuk membangun ekosistim kebudayaan Indonesia.

Ia menandaskan, tujuan kegiatan Pertunjukan Seni Tradisional (Traditional Art Exibition) sebagai salah satu sarana melestarikan, melindungi dan memajukan seni tradisional sebagai kekayaan budaya daerah Tojo Una-Una.

Adapun tujuan spesifik dari kegiatan Pertunjukan Seni Tradisional adalah menyediakan  ruang publik bagi komunitas seni, sanggar seni dan seniman daerah untuk mengekspresikan kreasi dan karya seninya sesuai ragam jenis, bentuk, gaya dan karakternya masing-masing.

Momentum itu sebagai wadah menjalin silaturahmi antar seniman dan menggairahkan minat serta kecintaan masyarakat Tojo Una-Una, terhadap seni tradisional dan ragam ekspresi kesenian daerah. Konten Eksibisi diantaranya, Tarian Tradisional,  Musik Etnik, Lagu Daerah, Pidato Kebudayaan serta Pemutaran Film Kebudayaan Suku Bobongko.”Bagi 40 orang undangan pertama akan disediakan Buku Profil Tentang “Pengetahuan Tradisional” Ucapnya mengakhiri.  (Sam Asiku)