JURNALPOLRISULTENG.ID, BANGGAI – Riuh tepuk tangan dan sorak kagum penonton mewarnai malam pembukaan “2nd International Festival Lipu Celebes”, Kamis (11/11/2025), di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong, Luwuk.
Festival budaya berskala internasional ini resmi dibuka dengan semarak, menandai dimulainya perayaan lintas budaya yang menghadirkan harmoni antara tradisi lokal dan pertunjukan dunia.
Pagelaran yang berlangsung selama lima hari (11–15 November) ini diikuti oleh delegasi dari Estonia, Meksiko, Korea Selatan, dan Filipina, serta partisipasi empat kabupaten tetangga: Morowali, Buol, Toli-Toli, dan Tojo Una-Una.
Malam pembukaan menjadi ajang unjuk pesona seni dari berbagai daerah dan negara. Tarian tradisional, musik etnik, hingga pertunjukan kolaboratif antarbudaya memukau ribuan warga yang memadati RTH Teluk Lalong.
Wabup Banggai Sambut Delegasi Dunia
Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M. hadir menyambut langsung para delegasi budaya dari empat negara dan kabupaten tetangga.
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa Festival Lipu Celebes adalah wujud nyata semangat masyarakat Banggai dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata ke dunia internasional.
“Melalui ajang ini, kita perkenalkan kepada masyarakat internasional bahwa daerah kita memiliki warisan budaya yang sangat kaya, keindahan alam yang memukau, dan kreativitas masyarakat yang luar biasa,” ujar Furqanuddin.
Ia berharap, festival ini menjadi magnet wisata dan pengungkit ekonomi kreatif di Kabupaten Banggai.
“Kita ingin Banggai semakin dikenal sebagai destinasi pariwisata unggulan, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tambahnya.
UMKM dan Anak Muda Jadi Penggerak Kreatif
Tak hanya menampilkan seni dan budaya, gelaran kedua Festival Lipu Celebes juga melibatkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang membuka stan di sekitar lokasi acara.
Langkah ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dan berkreasi dalam industri budaya dan pariwisata daerah.
“Kita ingin anak muda Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam industri kreatif, pariwisata, dan budaya yang berdaya saing,” tegas Wabup Furqanuddin.
Misi Pemajuan Kebudayaan Banggai
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Banggai, Subrata Kalape, menjelaskan bahwa Festival Lipu Celebes merupakan bagian dari implementasi 10 objek pemajuan kebudayaan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Pelaksanaan 10 objek pemajuan kebudayaan ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus memajukan kebudayaan di Kabupaten Banggai,” ujar Subrata.
Ia juga optimistis pada tahun-tahun mendatang, Banggai bisa menghadirkan lebih banyak peserta mancanegara, menjadikan Festival Lipu Celebes sebagai agenda budaya tahunan yang ditunggu-tunggu dunia. (Red)