JURNALPOLRISULTENG.ID -TOUNA, Meskipun pemilu 2024 serentak masih pada tahapan pemilihan calon anggota legislative dan pilpres, namun Samsurijal Labatjo yang disapa Ijal sejak mendeklarasikan dirinya sebagai calon Bupati Tojo Una-Una, terus mengulirkan konsep dan program yang berorientasi pada sektor usaha mandiri masyarakat dalam rangka pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Samsurijal Melalui rilisnya hari ini 9 Januari pada media ini, menuangkan beberapa ide dan program untuk mendorong beberapa sektor untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, Ijal berkeinginan kedepan masyarakat yang berada dikabupaten Tojo Una-Una hidup tenang , damai sejahterah menjalani keseharian mereka.

Kali ini Ijal lebih mengarahkan program pada kelompok nelayan, bagaimana menghasilkan ikan di jual ke Pasar umum dan sebagian untuk bahan Abon Ikan. Menurutnya pola pemberdayaan usaha akan berkesinambungan, ketika maintset nelayan agar tida sekedar pada rutinitas dapat dan jual.
Maka menurutnya butuh rentetan program untuk mendorong usaha mandiri dalam meningkatkan sumber pendapatan nelayan melalui kelompok UMKM melalui tatacara pengolahan hasil yang dapat mendongkrak penghasilan.
Ia memaparkan arternatif Usaha pembuatan Abon Ikan (untuk oleh-oleh khas Touna) dan usaha Pembuatan Tepung ikan (untuk bahan pakan ternak) yang bersumber dari limbah ikan pembuat Abon ikan. Jelasnya.
Sementara sektor pertanian Ijal memberi pemahaman untuk merubah maintset petani yang cenderung pada sistim ijon.
Menurutnya ada beberapa komoditi unggulan seperti jagung melalui gagasannya, Petani Jagung menjual hasil ke pasar Umum dan di jual ke kelompok pembuat pakan ternak dan kedua.
Ijal mengambarkan karena mengetahui kekayaan alam Tojo Una-Una berpeluang menghidupi masyarakatnya.
Varian tanaman yang menarik perhatiannya adalah Tanaman Kelor yang sangat bermanfaat untuk Obat-obatan dan campuran pakan ternak.
Menurutnya kelompok UMKM dapat memanfaatkan peluang besar untuk Usaha Pembuatan Suplemen untuk kesehatan berbahan dasar Kelor serta Usaha Pembuatan Pakan Ternak sebagai bahan makanan untuk peternakan Ayam.
Sedang pada sektor usaha peternakan masih memiliki keterkaitan dari uraiannya, Kelompok Usaha Peternakan Ayam Petelur, Kelompok Usaha Peternakan ayam pedaging dan ke Kelompok Usaha Budidaya ikan Air Tawar (ikan nila dan lain-lain) dapat memanfaatkan kotoran Ayam yang berfungsi sebagai pakan probiotik berupa maggot untuk pakan ikan Nila.
Program sistem Perikanan dan pertanian terpadu diyakini akan bisa menekan angka pengangguran, menyerap tenaga kerja serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
Dan bila program ini bisa berjalan maka semua kelompok Usaha memiliki keterkaitan dan saling membutuhkan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya, yang hal ini menurutnya akan menaga kestabilan harga dan hasil yang optimal.Ujanya.
Agar program ini hasilnya maksimal maka untuk penempatan dan pembentukan kelompok tiap wilayah akan di survey dan akan di sesuaikan dengan potensi di desa tersebut.” Imbuhnya
Sehingga kedepan masyarakat melakukan usaha bukan lagi ikut-ikutan ramai mana komoditi yang lagi laris ramai-ramai melakukan usaha itu.
Contohnya dulu, petani kita ada trend Tanam coklat semua ikut-ikutan tanam coklat, dan baru-baru ini trend menanam nilam swmua masyarakat menanam nilam akhirnya karena semua petani beralih menanam nilam produksi membludak berdampak harga nilam turun.
Olehnya nanti pemerintah harus memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat untuk melakukan usaha di sesuaikan dengan potensi yang ada di desa dan lingkungannya. “sehingga tidak sekedar mengikuti trend sekedara meramaikan saja.” Tandasnya (Sam Asiku)