PEMPROV SULTENG

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Beri Sambutan Pada Puncak Peringatan Haul ke-57 Guru Tua

651
×

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Beri Sambutan Pada Puncak Peringatan Haul ke-57 Guru Tua

Sebarkan artikel ini

Anwar Hafid : Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau yang kita kenal sebagai Guru Tua bukan hanya tokoh agama, tetapi juga pejuang pendidikan dan peradaban di kawasan timur Indonesia

JURNALPOLRISULTENG.ID – PALU, Haul ke-57 Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri  diperingati di berbagai daerah. Demikian pula di Kota Palu sebagai pusat Alkhairat, rangkaian kegiatan , diisi dengan zikir bersama, tausiah keagamaan, dan  digelar pula Festival Raodhah dan dihadiri oleh para habaib, ulama, tokoh masyarakat, serta santri dan ribuan alumni Al-Khairaat dari berbagai wilayah,  yang dipusatkan dijalan Sis- Al Jufri Palu. 

Pada puncak acara Gubernur Sulawesi Tengah  Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. melalui sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam,  terhadap perjuangan serta warisan keilmuan dan keislaman yang ditinggalkan oleh Guru Tua. Palu – Sabtu 12 April 2025. 

“Habib Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau yang kita kenal sebagai Guru Tua tak  hanya dikenal sebagai tokoh agama, namun adalah tokoh besar pejuang pendidikan dan peradaban di kawasan timur Indonesia. Guru tua telah meletakan fondasi penting dalam membangun generasi yang berilmu dan berakhlak” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan jamaah Abnaul Khairaat yang hadir.

Puncak haul ke 57 Guru Tua,  dihadiri sejumlah tokoh diantaranya, Menteri Hukum RI Supratman Andi Atgas, Menteri ATR/BPN RI Nusron Wahid, Ketua umum PB Al-Khairaat Mohsen Aliydrus, Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang, Gubernur kesepuluh/Anggota DPR RI Logki Djanggola, Anggota DPR RI RI Muhidin M. Sahid, Walikota Palu, Bupati Donggala, Bupati Sigi, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Unsur Forkopimda Sulteng, Pengurus Besar Alkhairaat, Para Ulama dan Habaib serta Masyarakat umum.

Dibagian lain sambutannya,  Gubernur menyampaikan pentingnya melanjutkan nilai-nilai perjuangan Guru Tua dalam membangun masyarakat yang moderat, toleran, dan cinta damai, serta terus mendukung eksistensi lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Al-Khairaat.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya mendukung Al-Khairaat,  dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Semangat Guru Tua harus senantiasa hidup dalam setiap langkah pembangunan kita”Ucap Gubernur memberi spirit.

Selaku pemimpin di Sulawesi Tengah,  Anwar Hafid  mengajak masyarakat Sulawesi Tengah untuk mengambil peran masing-masing sesuai dengan kavasitas maupun apa yang kita miliki,  sebagai wujud cinta kita kepada guru tua. “Apa yang telah di canangkan Guru Tua di bidang pendidikan, itulah jalan terbaik dan jalan masa depan untuk hidup kita.”Ujar Anwar Hafid.

“oleh karena itu, saya Gubernur Sulawesi Tengah bersama para Bupati mengikuti jejak Guru Tua, yang telah menjadikan pendidikan sebagai utama dan pertama dan konsisten melaksanakan mandatoris penting pada UUD 1945, bahwa pendidikan dana APBD kami minimal 20 persen di alokasikan pada pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan swasta dan keagamaan” Tandas Gubernur Anwar Hafid

Untuk diketahui, Haul Guru Tua merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang silaturahmi umat Islam di Sulawesi Tengah, sekaligus ajang refleksi atas keteladanan dan jasa besar pendiri Al-khairaat dalam menyebarkan dakwah dan pendidikan Islam di kawasan Indonesia Timur.(Sam Asiku)

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng.