JURNALPOLRISULTENG.ID, PAISUPOK – Sehari setelah Hari Raya Idul Adha, Danau Paisupok dipadati ratusan pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara, yang datang untuk menikmati panorama danau bening bak kaca. Sabtu, 7 Juni 2025.
Media Jurnal Polri Sulteng berkesempatan mewawancarai langsung salah satu pengunjung asal Prancis, Nichole, yang datang bersama enam temannya untuk menikmati keindahan Danau Paisupok.
Menurut Nichole, mereka melakukan perjalanan secara rombongan dari Toraja, Poso, menuju Touna dan Luwuk. Dari Luwuk, mereka melanjutkan perjalanan ke Paisupok menggunakan speed boat.
Wisatawan asal Prancis ini berencana menginap bersama teman-temannya di Desa Lukpanenteng, memanfaatkan beberapa homestay mandiri milik masyarakat. Esok harinya, mereka masih akan menikmati keindahan Danau Paisupok sambil melakukan aktivitas diving dan berenang.
Selain Nichole, terlihat pula sejumlah wisatawan mancanegara lainnya asal Spanyol, Australia, dan Korea. Beberapa dari mereka tampak asyik menyewa drone untuk sekadar berfoto di sekitar Danau Paisupok.
Hingga pukul 10 pagi, tercatat sekitar 4–5 unit speed boat dari Luwuk Banggai telah berlabuh di pelabuhan speed boat Desa Lukpanenteng. Para pengemudi menunggu penumpang untuk diantar kembali ke Luwuk.
Salah satu operator speed boat, Om Tatu, yang saat itu tengah beristirahat di Gazebo 01, menyampaikan bahwa sejak pukul 6 pagi dirinya dan rekan-rekan sesama pengemudi sudah melakukan dua kali trip pengantaran wisatawan.
Om Tatu juga mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan Danau Paisupok. Ia berharap pemerintah Desa Lukpanenteng maupun Pemda Bangkep, melalui Dinas Pariwisata, dapat menambah jumlah gazebo agar wisatawan memiliki tempat berteduh dan menyimpan barang bawaan.
Para wisatawan yang datang pun beragam. Ada yang datang bersama rombongan keluarga, pasangan, hingga individu yang ingin mengisi waktu libur mereka.
“Hari ini kami mengantar rombongan dari Parimo dan juga rombongan Ibu Kapolres Banggai yang datang bersama keluarganya,” ungkap Om Tatu.
Selain wisatawan mancanegara asal Prancis, Spanyol, Australia, dan Korea, tampak pula wisatawan lokal dari Desa Saleati, Kecamatan Liang, Salakan, Luk Labibi, Bulagi, dan sekitarnya. Bahkan ada yang datang dari Nambo Bosa, Kabupaten Banggai. (VR)